
Kemendag lepas ekspor perdana kemasan plastik premium ke Filipina

Ilustrasi. Kemasan plastik. (uluer servet yüce from Pixabay)
Indonesia menduduki urutan ke-38 dunia sebagai negara pengekspor plastik dengan nilai sebesar 2,8 miliar dolar AS pada 2021.
Jakarta (Indonesia Window) – Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah melepas ekspor perdana produk kemasan yang terbuat dari plastik berkualitas premium dengan merek dagang ‘Moorlife’ produksi PT CMN Internasional Indonesia (PT CMN) ke Filipina.Ekspor 17 kontainer produk Moorlife dengan nilai sebesar 435.000 dolar AS atau sekira 6,49 miliar rupiah tersebut dilepas pada Kamis (25/8) di Sidoarjo, Jawa Timur, kata Kemendag dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta, Jumat.Pelepasan ekspor tersebut antara lain dihadiri oleh Direktur Perundingan Bilateral Kemendag Ni Made Ayu Marthini, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, serta Presiden Direktur dan Pendiri Moorlife Hermanto Tanoko.Pada kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi mengatakan, Kementerian Perdagangan mengapresiasi keberhasilan PT CMN Internasional Indonesia dalam menembus pasar ekspor melalui ekspor perdananya ke Filipina.“Capaian ini tentunya turut memberikan kontribusi dalam mendongkrak kinerja neraca perdagangan, khususnya ekspor nonmigas Indonesia di tengah tantangan global saat ini,” ujar Didi.Sementara menurut Made Ayu, kinerja perdagangan Indonesia yang positif tidak terlepas dari peran pelaku usaha dalam mendorong ekspor nonmigas ke negara mitra dagang.“Ekspor perdana produk Moorlife ke Filipina merupakan salah satu bukti dari upaya mendorong ekspor tersebut,” ujar Made Ayu, seraya menambahkan, saat ini Filipina mengimpor plastik dan produk plastik terutama dari China, Jepang, Thailand, Malaysia, dan Korea Selatan.Sedangkan Indonesia berada di peringkat ke-9 sebagai pemasok plastik dan produk plastik ke Filipina, dengan pertumbuhan ekspor sebesar 28,60 persen dibandingkan tahun 2020.“Saya optimis, di akhir 2022 kinerja ekspor plastik Indonesia ke Filipina akan terus mengalami peningkatan baik dari sisi nilai maupun volume,” kata Made Ayu.Sementara itu, posisi Indonesia dalam perdagangan plastik dan produk plastik dunia menduduki urutan ke-38 negara pengekspor plastik dengan nilai sebesar 2,8 miliar dolar AS pada 2021.Tren pertumbuhan ekspor Indonesia untuk plastik dan produk plastik ke dunia selama periode lima tahun (2017-2021) juga tumbuh positif sebesar 3,73 persen.“Hal ini menunjukkan, kinerja ekspor plastik dan produk plastik Indonesia ke pasar dunia terus mengalami peningkatan nilai dan mampu memanfaatkan peluang global. Ditambah lagi, ekspor plastic dan produk plastik Indonesia di tengah pandemi juga menunjukkan pemulihan dan peningkatan sebesar 10,63 persen pada 2021 dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Made Ayu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

OPEC+ sepakati peningkatan produksi minyak mentah pada Juli 2022
Indonesia
•
03 Jun 2022

Prospek minyak sawit Malaysia terdongkrak permintaan biodiesel dan kenaikan biaya
Indonesia
•
13 May 2026

Perjalanan kelompok ‘outbound’ China hidupkan kembali industri pariwisata global
Indonesia
•
07 Feb 2023

Presiden Meksiko sebut negaranya akan terus kirim minyak ke Kuba
Indonesia
•
30 Jan 2026


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping dorong kerja sama Global South
Indonesia
•
12 Sep 2026

Harga minyak WTI tembus 100 dolar AS per barel, konflik Timur Tengah Memanas
Indonesia
•
12 Sep 2026

Feature – Warga Xinglong minum lebih dari 200 cangkir kopi setahun saat industri kopi China tembus 928 triliun rupiah
Indonesia
•
12 Sep 2026

El Nino ancam inflasi Indonesia, harga beras hingga jagung diprediksi melonjak
Indonesia
•
10 Sep 2026
