Penelitian ungkap kontributor utama kematian terkait polusi udara di Eropa

Seorang pesepeda mengendarai sepeda melewati tanda peringatan kualitas udara di New York, Amerika Serikat (AS), pada 7 Juni 2023. Asap dari kebakaran hutan yang terjadi di Kanada telah memicu peringatan kualitas udara di sejumlah negara bagian AS, dengan langit di New York City dengan cepat menjadi gelap pada Rabu (7/6) sore waktu setempat, dan Gubernur Negara Bagian New York Kathy Hochul menyebut kualitas udara yang memburuk itu sebagai "krisis darurat." (Xinhua/Michael Nagle)
Kematian terkait polusi udara di Eropa terutama didorong oleh lalu lintas yang menyumbang 48,5 persen kematian terkait nitrogen dioksida (NO2), yang dengan paparan dalam jangka panjang dapat merusak saluran pernapasan serta meningkatkan kemungkinan infeksi pernapasan dan penyakit paru kronis.
Barcelona, Spanyol (Xinhua) – Sebuah studi yang dipimpin oleh Barcelona Institute for Global Health (ISGlobal) menunjukkan bahwa lalu lintas, aktivitas rumah tangga, dan pertanian menjadi kontributor utama pada kematian terkait polusi udara di kota-kota Eropa.Hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal The Lancet Public Health ini didasarkan pada data dari 857 kota di Eropa.Penelitian ini menemukan bahwa dalam hal polusi udara, lalu lintas tetap menjadi kontributor utama nitrogen dioksida (NO2), sedangkan sektor perumahan dan pertanian memberikan kontribusi materi partikulat (PM2.5) yang semakin besar.Di seluruh kota yang diteliti tersebut, lalu lintas menyumbang 48,5 persen kematian terkait NO2, yang dengan paparan dalam jangka panjang dapat merusak saluran pernapasan serta meningkatkan kemungkinan infeksi pernapasan dan penyakit paru kronis.Adapun untuk PM2.5, partikel halus dapat terakumulasi dalam sistem pernapasan serta berkaitan dengan penyakit pernapasan dan penurunan fungsi paru. Studi ini menemukan bahwa emisi partikel halus dari sumber perumahan menyumbang 22,7 persen dari kematian yang berhubungan dengan polusi udara, sedangkan pertanian menyumbang 18 persen.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Studi ungkap latihan aerobik dapat kurangi fibrosis otot rangka yang menua
Indonesia
•
11 Jul 2024

Teleskop survei langit milik China temukan dua asteroid dekat Bumi
Indonesia
•
30 Nov 2023

Album Asia – Menikmati pertunjukan aerobatik di hari pertama Aero India 2023
Indonesia
•
14 Feb 2023

Feature – Penggembalaan ilmiah tingkatkan hasil panen dan kualitas lingkungan
Indonesia
•
05 Dec 2023
Berita Terbaru

Kesendirian berlebihan bisa picu gangguan kecemasan
Indonesia
•
04 Feb 2026

Studi ungkap Jupiter ternyata lebih kecil dan lebih pipih dari perkiraan sebelumnya
Indonesia
•
03 Feb 2026

Pankreas buatan bantu pengidap diabetes akhiri injeksi insulin harian
Indonesia
•
03 Feb 2026

Vaksin personalisasi pertama di dunia untuk kanker otak anak yang mematikan dalam tahap uji klinis
Indonesia
•
03 Feb 2026
