
China pasang kabel terestrial dasar laut untuk pasok listrik antarpulau

Kabel serat optik bawah air di dasar laut. (iStock)
Kabel terestrial bawah laut yang membentang sepanjang 1 kilometer antara dua pulau di Kepulauan Zhoushan, Provinsi Zhejiang, China timur akan berfungsi sebagai pengganti kabel bawah laut dan membantu mengatasi permasalahan seringnya kerusakan kabel bawah laut di kawasan tersebut setelah selesai dibangun.
Jakarta (Indonesia Window) – Sebuah kabel terestrial menyelam jauh ke dasar laut antara dua pulau di Kepulauan Zhoushan, Provinsi Zhejiang, China timur, pada Kamis (4/1).Kabel 10 kilovolt yang membentang sepanjang 1 kilometer itu akan berfungsi sebagai pengganti kabel bawah laut dan membantu mengatasi permasalahan seringnya kerusakan kabel bawah laut di kawasan tersebut setelah selesai dibangun.Kepulauan Zhoushan terdiri dari 2.085 pulau dengan berbagai ukuran. Kabel bawah laut terestrial selama ini diandalkan sebagai penyuplai listrik penting untuk sambungan antarpulau maupun intra pulau.Jumlah kapal yang lewat di kawasan ini meningkat seiring pesatnya perkembangan pelayaran dan penangkapan ikan laut. Ketika sebuah kapal berlabuh, maka akan mudah merusak kabel-kabel bawah laut. Faktor-faktor seperti iklim dan pasang surut menyebabkan kesulitan dalam mendeteksi kerusakan dan penyelamatan kapal, serta menyebabkab kerugian ekonomi.Para insinyur di State Grid Corporation of China menggunakan mesin pelindung untuk mengebor saluran sedalam 7 meter dan lebar 1 meter di bawah dasar laut dan kemudian mengubur kabel yang menghubungkan kedua pulau dengannya.Lokasi pemasangan kabel tersebut cukup dalam sehingga menghilangkan risiko insiden penahan. Sementara itu, biaya kabel yang lebih rendah membuat biaya pembangunannya hanya setengah dari biaya kabel bawah laut.Pada saat yang sama, pipa air akan ditanam menggunakan saluran antara kedua pulau ini untuk memasok air bersih.Sumber: CGTNLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pesawat C919 buatan China disebut lebih unggul dari pesaingnya
Indonesia
•
13 Jun 2023

China umumkan mitra baru untuk Stasiun Penelitian Bulan Internasional
Indonesia
•
25 Apr 2024

PLTA China hasilkan 38,9 miliar kWh listrik pada 2021
Indonesia
•
01 Jan 2022

Organisasi Penelitian Nuklir Eropa gelar berbagai acara sains yang mudah diakses
Indonesia
•
16 Jan 2024


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
