
Israel tarik pasukannya dari Ramallah usai lancarkan serangan skala besar

Kendaraan pasukan Israel terlihat dalam operasi militer di Kota Ramallah, Tepi Barat, pada 26 Agustus 2025. (Xinhua/Nidal Eshtayeh)
Israel menyerbu pusat Kota Ramallah dan menyerang beberapa toko serta gerai penukaran uang, menuduh mereka mentransfer dana ke Hamas.
Ramallah, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Tentara Israel menarik mundur pasukannya dari Kota Ramallah di Tepi Barat bagian tengah pada Selasa (26/8) setelah melakukan serangan skala besar pada Selasa pagi, menurut sejumlah sumber Palestina.Pasukan keamanan Palestina mengatakan bahwa pasukan Israel menyerbu pusat Kota Ramallah dan menyerang beberapa toko serta gerai penukaran uang.Sejumlah sumber lokal melaporkan bahwa beberapa warga Palestina ditangkap dalam penyerbuan di gerai-gerai penukaran uang di Ramallah dan al-Bireh.Menurut Bulan Sabit Merah Palestina, sebanyak 20 warga Palestina terluka dalam serangan tersebut, termasuk seorang anak laki-laki berusia 12 tahun yang tertembak di bagian punggung dan dua wanita hamil yang mengalami sesak napas.Cuplikan video yang beredar di media sosial menunjukkan kendaraan militer Israel menyerbu pusat Kota Ramallah dan menembakkan peluru aktif serta tabung gas air mata, yang memicu kepanikan di kalangan penduduk, khususnya di kawasan komersial tempat lembaga-lembaga resmi Palestina berada.Sejumlah sumber mengonfirmasi bahwa pasukan Israel kemudian mundur dari pusat kota tersebut.Dalam sebuah pernyataan pada Selasa, Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengatakan bahwa pasukannya dan pasukan Polisi Perbatasan Israel melakukan serangan tertarget terhadap gerai-gerai penukaran mata uang yang mentransfer dana ke Hamas di pusat Kota Ramallah pada Selasa pagi."Dalam operasi tersebut, lima buronan yang diduga terlibat kegiatan terorisme berhasil ditangkap dan diserahkan untuk diproses lebih lanjut oleh aparat keamanan. Selain itu, ratusan ribu shekel yang diidentifikasi sebagai dana untuk teroris juga disita," sebut IDF.Gubernur Ramallah dan al-Bireh Laila Ghanem mengecam operasi militer tersebut dalam sebuah pernyataan singkat. Dia mengatakan Israel "tidak akan berhasil mematahkan tekad rakyat Palestina melalui penyerbuan dan penangkapan."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Otoritas Denmark sebut pembatasan bagi pelancong China tak diperlukan
Indonesia
•
10 Jan 2023

Fokus Berita – Kemungkinan tak ada korban selamat dalam tabrakan pesawat di Washington DC
Indonesia
•
02 Feb 2025

Penyebaran virus bersamaan picu tekanan bagi sistem perawatan kesehatan UE
Indonesia
•
13 Dec 2022

Panda raksasa kelahiran Jepang yang kembali ke China tampil di hadapan publik untuk kali pertama
Indonesia
•
11 Oct 2023


Berita Terbaru

Temu alumni program pelatihan China digelar di Jakarta, perkuat kerja sama Indonesia-China
Indonesia
•
13 Jun 2026

Ikon budaya pop asal China Labubu tampil dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2026
Indonesia
•
13 Jun 2026

Main medsos 2 jam sehari bisa tingkatkan risiko depresi pada remaja, studi 10 tahun ungkap faktanya
Indonesia
•
13 Jun 2026

1,8 miliar orang di dunia kurang olahraga, WHO nilai china punya praktik yang efektif
Indonesia
•
12 Jun 2026
