
IMD: China bakal jadi pusat kekuatan global di bidang teknologi dan farmasi

Foto dari udara yang diabadikan pada 12 November 2023 ini menunjukkan lokasi pembangunan observatorium neutrino bawah tanah di Jiangmen, Provinsi Guangdong, China selatan. (Xinhua/Liu Yuexiang)
International Institute for Management Development (IMD) menemukan bahwa perusahaan-perusahaan teknologi internet masih mendominasi sektor teknologi China, dengan Baidu, Alibaba, dan Tencent berada dalam daftar lima perusahaan teratas, bersama JD.com dan NetEase.
Jenewa, Swiss (Xinhua) – China makin berkembang menjadi pusat kekuatan global di bidang teknologi dan farmasi, menurut sebuah indikator baru yang dirilis oleh Institut Pengembangan Manajemen Internasional (International Institute for Management Development/IMD) yang berbasis di Swiss.Sebelumnya pada bulan ini IMD meluncurkan Indikator Transformasi Perusahaan China (China Company Transformation Indicator/CCTI) perdananya, dengan fokus pada sektor teknologi, farmasi, dan pakaian jadi.Indikator IMD ini menemukan bahwa perusahaan-perusahaan teknologi internet masih mendominasi sektor teknologi China, dengan Baidu, Alibaba, dan Tencent berada dalam daftar lima perusahaan teratas, bersama JD.com dan NetEase.CEO IMD China Mark Greeven mengatakan dalam sebuah wawancara video dengan Xinhua bahwa tiga perusahaan teknologi keras juga telah mengamankan posisi mereka di antara daftar 10 perusahaan teratas, termasuk raksasa semikonduktor SMIC, produsen komputer Lenovo, dan pemimpin teknologi keamanan global Hikvision.Sementara itu, para juara teknologi tersembunyi China kemungkinan besar akan menjadi pesaing global di masa depan, kata Greeven, yang memimpin penelitian CCTI.
Foto dari udara yang diabadikan oleh kamera drone pada 4 Juni 2023 ini menunjukkan kereta peluru sedang melintas di area persawahan di Zhongshan, Provinsi Guangdong, China selatan. (Xinhua/Zhang Jianlai)
Sebuah drone yang membawa paket makanan terlihat di daerah Houhai di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 24 November 2023. (Xinhua/Mao Siqian)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China catat perbaikan kontinu dalam hal berkurangnya air dan tanah
Indonesia
•
25 Sep 2024

Kerja sama teknologi hijau hadirkan manfaat bagi negara-negara mitra BRI
Indonesia
•
10 Nov 2023

Memantau perubahan iklim di atap dunia
Indonesia
•
15 May 2024

Ilmuwan China kembangkan nanobodi berspektrum luas untuk pengobatan demam kutu
Indonesia
•
22 Nov 2025


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
