
‘Chatbot’ Alibaba, Qwen, rebut pasar massal

Orang-orang mengunjungi stan Alibaba.com dalam Pameran Impor dan Ekspor China (China Import and Export Fair) ke-136 di Guangzhou, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 15 Oktober 2024. (Xinhua/Liu Dawei)
Integrasi Qwen ke dalam kehidupan sehari-hari, termasuk peta, pengiriman makanan, perjalanan, peralatan kantor, aktivitas belanja, dan perawatan kesehatan.
Hangzhou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Divisi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dari raksasa teknologi China, Alibaba, mengatakan telah meluncurkan bot percakapan (chatbot) generatif yang telah disempurnakan, Qwen. Alibaba pun berniat untuk mempercepat pengadopsiannya di kalangan konsumen.Dikembangkan berdasarkan model sumber terbuka (open-source) Alibaba yang sangat populer, yang telah diunduh lebih dari 600 juta kali di seluruh dunia, chatbot baru ini diposisikan sebagai asisten AI pribadi yang mampu melakukan percakapan dan berorientasi pada tugas, kata pihak perusahaan pada Senin (17/11).Qwen muncul setelah janji Alibaba pada Februari lalu untuk menggelontorkan lebih dari 380 miliar yuan untuk pembangunan infrastruktur cloud dan perangkat keras AI selama tiga tahun ke depan, dengan memanfaatkan pertumbuhan industri AI yang pesat.*1 yuan = 2.355 rupiahBersamaan dengan DeepSeek dari China, produk unggulan Alibaba yang belum lama ini diluncurkan, Qwen3-Max, menjadi salah satu yang terbaik di dunia dalam tolok ukur internasional. Dalam sebuah kompetisi investasi global enam model baru-baru ini, Qwen menduduki peringkat pertama, sementara DeepSeek berada di posisi kedua.Hampir setahun setelah debut memukau DeepSeek pada Desember tahun lalu, perusahaan-perusahaan AI generatif China, seperti Kimi, Zhipu.AI, dan MiniMax, dengan tekad kuat berlomba-lomba dengan model open-source mereka, menciptakan ekosistem terbuka global untuk teknologi disruptif tersebut.Alibaba mengatakan bahwa pihaknya meluncurkan produk yang berhadapan langsung dengan konsumen karena AI sedang bergerak melampaui fase "belajar-dari-manusia" menuju era "membantu-manusia". Peta jalan perusahaan tersebut merancang integrasi Qwen ke dalam kehidupan sehari-hari, termasuk peta, pengiriman makanan, perjalanan, peralatan kantor, aktivitas belanja, dan perawatan kesehatan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China tingkatkan dukungan untuk UKM inovatif guna percepat kemajuan teknologi
Indonesia
•
26 Jul 2024

PM Australia lihat "peluang" dengan mitra-mitra regional usai penerapan tarif AS
Indonesia
•
10 Apr 2025

Dompet Dhuafa mulai kembangkan sistem berbasis digital
Indonesia
•
23 Feb 2023

Mobil energi baru China dominasi pasar NEV Indonesia yang terus meningkat
Indonesia
•
15 Jan 2025


Berita Terbaru

FreeNow hadir di Morowali, investasi China diharapkan gerakkan ekonomi lokal
Indonesia
•
28 Oct 2026

Impor BBM Indonesia dari China bisa melonjak 8 kali lipat, dari 6,6 triliun rupiah jadi 54,45 triliun rupiah
Indonesia
•
28 Oct 2026

Arab Saudi simpan minyak mentah di Jurong Rock Caverns Singapura
Indonesia
•
26 Oct 2026

Danantara buka penjajakan dengan 11 perusahaan China, investasi PLTS dan hilirasasi mineral jadi sorotan
Indonesia
•
27 Oct 2026
