
Polisi Vietnam temukan 2.000 kucing mati untuk pengobatan tradisional

Ilustrasi. (Tran Mau Tri Tam ✪ on Unsplash)
Industri obat tradisional adalah pendorong utama perdagangan satwa liar ilegal di Asia, dan Vietnam merupakan pusat konsumsi dan transportasi hewan-hewan ini.
Jakarta (Indonesia Window) – Polisi Vietnam telah menemukan bangkai sekitar 2.000 ekor kucing yang dimaksudkan untuk digunakan dalam pengobatan tradisional, kata media pemerintah, Jumat pekan lalu (17/2).Bangkai-bangkai kucing tersebut ditemukan di rumah jagal di Provinsi Dong Thap di Delta Mekong pada Kamis (16/2), bersama dengan 480 hewan hidup, menurut surat kabar resmi provinsi.Ribuan bangkai kucing itu berada di tempat penyimpanan dingin dan diyakini akan dikirim ke Vietnam bagian utara.Sebagain masyarakat di Vietnam percaya bahwa ekstrak dari tulang kucing dapat membantu menyembuhkan penyakit seperti asma dan osteoporosis.Diperkirakan hingga satu juta kucing menjadi korban perdagangan satwa liar ilegal setiap tahun di Vietnam, menurut organisasi kesejahteraan hewan Four Paws International.Konsumsi anjing dan kucing dianggap legal di negara ini. Banyak restoran yang menyajikan daging harus menunjukkan sertifikat untuk menerangkan asal hewan.Rumah jagal di Dong Thap gagal memberikan dokumen yang mengesahkan pemotongan dan merinci ketertelusuran hewan-hewan yang diolahnya.Sejauh ini belum ada yang ditangkap dalam kasus tersebut.Industri obat tradisional adalah pendorong utama perdagangan satwa liar ilegal di Asia, dan Vietnam merupakan pusat konsumsi dan transportasi hewan-hewan ini.Sumber: AFPLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Maladewa sambut wisatawan China dengan penghormatan meriam air
Indonesia
•
19 Jan 2023

Maskapai AS laporkan 1.400 lebih kasus penumpang berperilaku buruk sejak Januari 2024
Indonesia
•
31 Aug 2024

Laporan PBB sebut lebih dari 3,45 juta orang mengungsi di Ethiopia
Indonesia
•
22 Jan 2024

PBB akan terbitkan lembar prangko untuk Tahun Baru Imlek 2023
Indonesia
•
31 Dec 2022


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
