Indonesia, Malaysia, dan Singapura tegaskan komitmen jaga keamanan Selat Malaka dan Selat Singapura

Foto yang diabadikan pada 18 Juni 2023 ini memperlihatkan pemandangan Selat Malaka dari Malaka, Malaysia. (Xinhua/Cheng Yiheng)

Singapura (Xinhua/Indonesia Window) – Indonesia, Malaysia, dan Singapura, sebagai negara-negara yang berbatasan dengan Selat Malaka dan Singapura (Straits of Malacca and Singapore/SOMS), menegaskan kembali komitmen untuk menjaga kedua selat itu tetap terbuka dan aman sesuai dengan hukum internasional, kata Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura pada Jumat (17/4).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Pertemuan Komite Dana Bantuan Pelayaran (Aids to Navigation Fund/ANF) ke-34 yang diadakan di Singapura, di mana para peserta membahas keselamatan pelayaran di SOMS, kata otoritas itu dalam unggahannya di media sosial.

"Sebagai salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, keselamatan di SOMS bergantung pada infrastruktur yang andal dan kerja sama internasional yang berkelanjutan," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Ketua Komite ANF David Foo menggarisbawahi pentingnya kerja sama berkelanjutan di tengah lingkungan operasional yang terus berkembang dan semakin kompleks.

ANF merupakan satu dari tiga pilar mekanisme kerja sama yang dibentuk pada 2007 oleh ketiga negara itu, dengan dukungan dari Organisasi Maritim Internasional, untuk bekerja sama dengan negara-negara pengguna dan pemangku kepentingan guna menjaga pelayaran yang aman dan terbuka di SOMS.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait