
Peran perusahaan China di balik kesuksesan proyek PLTS ‘ground-mounted’ terbesar di Indonesia

PT PLN, PT Aruna Cahaya Pratama, Huawei, dan PowerChina meresmikan proyek PLTS ground-mounted terbesar Indonesia di Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, pada 28 Agustus 2024. (Sumber: Huawei Indonesia)
Huawei dan PowerChina Hubei, berperan penting dalam kesuksesan pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ground-mounted terbesar di Indonesia, yang diresmikan pada pekan lalu di Kawasan Industri Kota Bukit Indah, Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Dua perusahaan terkemuka asal China, Huawei dan PowerChina Hubei, berperan penting dalam kesuksesan pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ground-mounted terbesar di Indonesia, yang diresmikan pada pekan lalu di Kawasan Industri Kota Bukit Indah, Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.PLTS berkapasitas 100 megawatt tersebut merupakan proyek kerja sama antara PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Aruna Cahaya Pratama dengan dua raksasa China, Huawei dan PowerChina Hubei. Sebanyak 170.000 modul panel surya dipasang di lahan seluas 85 hektare.Huawei membawa teknologi pembalik daya (inverter) dan SmartLogger dalam proyek ini. Huawei disebut memainkan peran vital dalam sistem tenaga surya untuk mengubah arus searah (DC) menjadi arus bolak-balik (AC), sehingga dapat digunakan oleh peralatan rumah tangga dan disalurkan ke jaringan listrik. Sebanyak 240 unit inverter digunakan dalam proyek ini."Teknologi inverter Huawei sudah terbukti keandalannya dalam mengonversi aliran listrik secara lebih efisien dan memaksimalkan energi yang dihasilkan dari panel surya," sebut Head of Digital Power Huawei Indonesia Jin Song dalam keterangan resminya.Huawei juga menyediakan solusi manajemen dan pemantauan cerdas melalui SmartLogger, yang memungkinkan pengguna memantau kinerja sistem secara waktu nyata (real-time) melalui aplikasi atau platform web. Hal ini memberikan transparansi dan kontrol yang lebih baik terhadap operasi PLTS, memastikan setiap komponen bekerja dengan optimal.Sementara itu, PowerChina Hubei mengungkapkan bahwa proyek ini menggunakan konsep ramah lingkungan, mulai dari desain, pengadaan, konstruksi, dan seluruh kegiatan commissioning.Setelah beroperasi penuh, PLTS ini dapat memasok listrik ramah lingkungan untuk kawasan industri tersebut dan mengurangi emisi karbon dioksia hingga ratusan ribu ton.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Vaksinasi kerek harga minyak mentah Indonesia jadi 70,23 dolar AS per barel pada Juni 2021
Indonesia
•
07 Jul 2021

Korsel perluas pemotongan pajak minyak 30 persen selama tiga bulan
Indonesia
•
05 Apr 2022

Bank Sentral Eropa pertahankan tingkat suku bunga
Indonesia
•
20 Jul 2024

Samsung Electronics akan PHK 30 persen karyawan di beberapa divisi luar negeri
Indonesia
•
12 Sep 2024


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
