
Harga minyak melonjak, didukung oleh dolar yang lemah dan ketatnya pasokan

Ilustrasi. Baik Brent dan WTI pekan lalu mencatat penurunan pekanan terbesar mereka selama sekitar satu bulan di tengah kekhawatiran resesi yang akan memukul permintaan minyak. (catmoz on Pixabay)
Ladang Safaniya milik perusahaan minyak negara Arab Saudi Aramco, ditemukan pada tahun 1951. Ini adalah ladang minyak lepas pantai terbesar di dunia. (Aramco)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak jatuh setelah pembicaraan nuklir AS-Iran tunjukkan kemajuan
Indonesia
•
07 Feb 2022

Xpeng luncurkan X9 Facelift dan G6 AWD di Indonesia, siapkan ekspansi dealer
Indonesia
•
28 Jun 2026

Indonesia raih surplus keseimbangan primer pertama kali sejak 2012
Indonesia
•
21 Aug 2024

Lockheed Martin masuk dalam daftar entitas tidak tepercaya oleh China
Indonesia
•
03 Jan 2025


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping dorong kerja sama Global South
Indonesia
•
12 Sep 2026

Harga minyak WTI tembus 100 dolar AS per barel, konflik Timur Tengah Memanas
Indonesia
•
12 Sep 2026

Feature – Warga Xinglong minum lebih dari 200 cangkir kopi setahun saat industri kopi China tembus 928 triliun rupiah
Indonesia
•
12 Sep 2026

El Nino ancam inflasi Indonesia, harga beras hingga jagung diprediksi melonjak
Indonesia
•
10 Sep 2026
