
Gencatan senjata mulai berlaku di Sweida Suriah, lebih dari 2.000 keluarga Bedouin mengungsi

Para pejuang suku terlihat bersiaga saat bentrokan di Wolgha, pinggiran barat Sweida, Suriah selatan, pada 18 Juli 2025. (Xinhua/Str)
Gencatan senjata di Sweida Suriah memicu gelombang pengungsian, dengan lebih dari 2.000 keluarga Arab Sunni Bedouin mengungsi dari Sweida ke Provinsi Daraa yang berdekatan.
Damaskus, Suriah (Xinhua/Indonesia Window) – Kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi di Suriah selatan telah membawa ketenangan yang rapuh ke Provinsi Sweida setelah delapan hari dilanda pertempuran sengit, dengan sejumlah kelompok hak asasi manusia melaporkan bahwa kesepakatan tersebut sepenuhnya mulai diterapkan pada Senin (21/7).Kendati demikian, gencatan senjata tersebut memicu gelombang pengungsian, dengan lebih dari 2.000 keluarga Arab Sunni Bedouin mengungsi dari Sweida ke Provinsi Daraa yang berdekatan, menurut data resmi.Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (Syrian Observatory for Human Rights/SOHR) mengatakan bahwa kesepakatan yang didukung Amerika Serikat (AS) dan diumumkan pada Sabtu (19/7), mengakhiri bentrokan antara pejuang Druze dan militan suku Bedouin yang dimulai pada 13 Juli serta menewaskan lebih dari 1.120 orang, termasuk warga sipil, pasukan pemerintah, dan para pejuang lokal. Di antara korban tewas, setidaknya 194 orang dilaporkan telah dieksekusi di luar proses hukum.
Pejuang dari suku Bedouin bergerak melewati Wolgha di pinggiran barat Sweida, Suriah selatan, pada 18 Juli 2025. (Xinhua/Str)
Anggota pasukan keamanan Suriah berjalan di sepanjang jalan yang dipenuhi kendaraan polisi di pinggiran Provinsi Sweida, Suriah selatan, pada 19 Juli 2025. (Xinhua/Str)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Meta hadapi gugatan kecanduan medsos, siapkan hingga 301 triliun rupiah dalam 10 tahun
Indonesia
•
27 Aug 2026

Haji1442 – Arab Saudi mulai umumkan nama jamaah yang lolos pendaftaran
Indonesia
•
27 Jun 2021

Militer Israel akan perluas kontrol hingga 70 persen wilayah Jalur Gaza
Indonesia
•
29 May 2026

Sedikitnya 210 warga Palestina tewas akibat serangan udara intensif Israel di Gaza tengah
Indonesia
•
09 Jun 2024


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
