Filsuf ekologi AS serukan aksi global mendesak untuk atasi polusi plastik

Foto dokumentasi filsuf ekologi Amerika Serikat John Cobb, Jr. (Sumber: John Cobb, Jr.)
Oleh Tan Jingjing
Filsuf ekologi kenamaan Amerika Serikat John Cobb, Jr. (98) memimpin Forum Peradaban Ekologis Internasional ke-16, yang juga dikenal dengan nama Claremont Eco Forum, yang merupakan forum paling awal sekaligus terbesar yang didedikasikan untuk peradaban ekologis di dunia Barat.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Negara-negara di seluruh dunia harus segera mengambil tindakan guna mengatasi polusi plastik, demikian disampaikan filsuf ekologi kenamaan Amerika Serikat (AS) John Cobb, Jr. dalam sebuah sesi wawancara dengan Xinhua menjelang Hari Lingkungan Hidup Sedunia baru-baru ini.Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) setiap tahun menyelenggarakan acara untuk Hari Lingkungan Hidup Sedunia guna mendorong kesadaran dan tindakan di seluruh dunia bagi perlindungan lingkungan. Hari tersebut dirayakan pada 5 Juni di lebih dari 100 negara.Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023 akan berfokus pada upaya memerangi polusi plastik dan menyoroti solusi-solusi untuk polusi plastik. Tahun ini menandai peringatan ke-50 Hari Lingkungan Hidup Sedunia.Memuji inisiatif "Bambu daripada Plastik" (Bamboo Instead of Plastic) China, Cobb (98) yang merupakan anggota American Academy of Arts and Sciences mengatakan bahwa menemukan pengganti plastik dalam banyak penggunaannya saat ini akan "sangat membantu."China meluncurkan inisiatif "Bambu daripada Plastik" bersama Organisasi Bambu dan Rotan Internasional (International Bamboo and Rattan Organization/INBAR) untuk memimpin dunia dalam menyusun sebuah rencana aksi global. Inisiatif ini diharapkan dapat memperdalam kerja sama dengan memanfaatkan keunggulan bambu dalam mengurangi polusi sebagai pengganti produk-produk plastik.
Seorang pekerja menganyam produk bambu di sebuah bengkel kerja di Desa Xiamu, Pingnan, wilayah Lingshan, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, pada 11 Oktober 2018. (Xinhua/Lu Boan)
Orang-orang mengumpulkan sampah di sebuah pantai di Alexandria, Mesir, pada 13 Agustus 2022. (Xinhua/Ahmed Gomaa)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

WHO catat lebih dari 1.000 kasus hepatitis misterius pada anak
Indonesia
•
14 Jul 2022

Kohanudnas buat permainan berhadiah bagi siswa SMP
Indonesia
•
12 May 2020

Larangan konsumsi minuman beralkohol di jalan akan diberlakukan di beberapa area di Shibuya Tokyo
Indonesia
•
18 Jun 2024

Feature – ‘Livestreaming’ ciptakan peluang karier baru bagi penyandang disabilitas di Chongqing, China
Indonesia
•
29 Nov 2023
Berita Terbaru

Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina dibuka dengan upacara di sejumlah ‘venue’, soroti harmoni
Indonesia
•
08 Feb 2026

Upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina tampilkan budaya Italia
Indonesia
•
08 Feb 2026

Feature – Kisah dua mahasiswa Indonesia jajal kereta cepat, nikmati liburan Festival Musim Semi di China
Indonesia
•
07 Feb 2026

Kegiatan budaya Imlek China digelar perdana di Kantor Pusat ASEAN
Indonesia
•
07 Feb 2026
