
Feature – Tiga sandera Israel dipulangkan saat gencatan senjata hadirkan ketenangan yang rapuh di Gaza

Orang-orang berkumpul untuk menyambut kepulangan tiga sandera pertama Israel yang dibebaskan dari Jalur Gaza setelah gencatan senjata diberlakukan di sebuah alun-alun di Tel Aviv, Israel, pada 19 Januari 2025. (Xinhua/Wang Zhuolun)
Di bawah kesepakatan gencatan senjata, Israel akan membebaskan 90 tahanan Palestina pada Ahad, yang sebagian besar merupakan wanita dan anak-anak dari Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur.
Yerusalem/Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Tiga sandera pertama Israel yang dibebaskan dari Jalur Gaza di bawah perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku pada Ahad (19/1) telah dipulangkan ke Israel dan bertemu kembali dengan keluarga mereka. Sementara itu, warga Gaza larut dalam berbagai perayaan yang menandai berakhirnya serangan mematikan Israel yang telah berlangsung selama 15 bulan.Gencatan senjata ini mengakhiri serangan Israel yang telah merenggut lebih dari 46.900 nyawa warga Palestina, menurut otoritas kesehatan Gaza. Pertempuran mematikan itu juga menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza serta menyebabkan kelaparan dan penyebaran penyakit yang meluas di jalur tersebut.Tiga wanita yang dibebaskan tersebut adalah warga Inggris-Israel berusia 28 tahun bernama Emily Damari dan perawat hewan Rumania-Israel berusia 30 tahun bernama Doron Steinbrecher, yang sama-sama diculik dari Kibbutz Kfar Aza di luar Gaza utara, serta Romi Gonen (23) yang diculik dari festival musik Nova. Siaran langsung dari Gaza menunjukkan para sandera, yang dibebaskan setelah penahanan selama 471 hari, dipindahkan dari kendaraan milik Hamas yang dikelilingi militan bersenjata ke kendaraan milik Palang Merah, yang membawa mereka ke pasukan Israel.
Para anggota Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, terlihat sebelum pemindahan tiga sandera Israel ke Palang Merah di Gaza City pada 19 Januari 2025. (Xinhua/Abdul Rahman Salama)
Warga Palestina merayakan kesepakatan gencatan senjata dengan Israel di Gaza City pada 19 Januari 2025. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Foto yang diabadikan pada 19 Januari 2025 ini menunjukkan kedatangan ambulans yang mengangkut sejumlah sandera Israel yang telah dibebaskan di Pusat Medis Sheba di Ramat Gan, Israel. (Xinhua/Chen Junqing)
Warga Palestina kembali ke Kota Rafah di Jalur Gaza selatan pada 19 Januari 2025. Perjanjian gencatan senjata Israel-Hamas di Gaza mulai berlaku pada Ahad (19/1), setelah pertempuran mematikan selama lebih dari 15 bulan. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penulis biografi AS sebut Jiang Zemin dikenang atas perannya dalam reformasi China
Indonesia
•
05 Dec 2022

Menjadi simbol peradaban, acara budaya teh China digelar di Jakarta
Indonesia
•
22 May 2026

Dubes Wahid Supriyadi serahkan sumbangan buku untuk perpustakaan @M Institute
Indonesia
•
18 Jan 2024

Jepang kemungkinan alami musim panas yang lebih terik dari biasanya
Indonesia
•
27 May 2024


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
