
China terus sempurnakan iklim bisnis dan pangkas biaya transaksi institusional

Sejumlah teknisi dari perusahaan robot layanan menyiapkan sebuah robot layanan di Zhongguancun Dongsheng Science Park di Distrik Haidian di Beijing, ibu kota China, pada 15 Agustus 2022. (Xinhua/Ren Chao)
Salah satu upaya untuk meningkatkan iklim bisnis di China adalah dengan memperbaiki biaya-biaya terkait bisnis yang tidak tepat dan membatasi penggunaan kekuasaan pemerintah secara ketat.
Beijing, China (Xinhua) – China akan mengambil langkah lebih lanjut untuk mendorong iklim bisnis yang kondusif dan memangkas biaya transaksi yang dikenakan oleh pemerintah guna secara kontinu meringankan beban para pelaku pasar dan melepaskan vitalitas mereka, menurut keputusan yang dibuat dalam Pertemuan Eksekutif Dewan Negara yang dipimpin oleh Perdana Menteri China Li Keqiang pada Rabu (31/8).Menyatakan bahwa reformasi merupakan instrumen penting dalam perangkat kebijakan, pertemuan itu menekankan pengadopsian langkah-langkah reformasi untuk menggenjot vitalitas pasar dan lebih lanjut memangkas biaya transaksi yang dikenakan oleh pemerintah bagi entitas pasar.Biaya-biaya terkait bisnis yang tidak tepat akan diperbaiki secara menyeluruh. Penggunaan kekuasaan pemerintah akan dibatasi secara ketat. Berbagai penyimpangan seperti pengenaan biaya secara sewenang-wenang serta pemberlakuan pajak dan tarif yang berlebihan akan dimintai pertanggungjawaban.Li mengatakan, "Selama bertahun-tahun, pemerintah telah memeriksa pertumbuhan pendapatan nonpajak, dengan menetapkan batas yang ketat terkait penggunaan kekuasaan pemerintah dan secara tegas membatasi pemberlakuan biaya dan denda yang sewenang-wenang.Soal persetujuan produksi industri, pendekatan berbasis kategori akan diadopsi dalam mengatur produk-produk dari seri yang sama. Pengawasan regulasi akan diperkuat, dan produksi serta penjualan barang palsu dan di bawah standar akan ditindak tegas, untuk menegakkan persaingan yang adil. Mekanisme pengumpulan dan penanganan petunjuk terkait permasalahan di lingkungan bisnis akan disempurnakan."Kita harus terus memperdalam reformasi fungsi pemerintah, untuk mendorong lingkungan bisnis kelas dunia dan berorientasi pasar yang diatur oleh kerangka hukum yang baik," urai Li.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Harga batubara turun selama COVID-19
Indonesia
•
06 Apr 2020

Para karyawan dari 100 gerai Starbucks di AS gelar aksi mogok tiga hari
Indonesia
•
17 Dec 2022

Saudi Aramco ungguli Apple dan Google jadi perusahaan paling menguntungkan di dunia
Indonesia
•
31 Oct 2021

ICP Juli 2022 turun jadi 106,73 dolar AS per barel saat pasokan minyak dunia naik
Indonesia
•
02 Aug 2022


Berita Terbaru

Lepas L8 resmi meluncur di Indonesia, dibanderol Rp589 juta dengan Jarak tempuh hingga 1.300 km
Indonesia
•
28 Jul 2026

Malaysia tinggal selangkah lagi jadi negara berpenghasilan tinggi, ekonomi tumbuh 5,8 persen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Indonesia raup 18,62 triliun rupiah dari Panda Bonds perdana, pasar keuangan China kian terbuka
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ekonomi ASEAN+3 diproyeksikan tumbuh 4,1 persen pada 2026, didorong AI dan semikonduktor
Indonesia
•
28 Jul 2026
