
China luncurkan pesawat antariksa berawak Shenzhou-15 pada 29 November 2022

Kombinasi pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-15 dan roket pengangkut Long March-2F dipindahkan ke area peluncuran di Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut pada 21 November 2022. (Xinhua/Wang Jiangbo)
Peluncuran pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-15 akan dilakukan menggunakan roket pengangkut Long March-2F, yang akan segera diisi dengan propelan.
Jiuquan, China (Xinhua) – Pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-15 akan diluncurkan pada Selasa (29/11) pukul 23.08 Waktu Beijing (22.08 WIB) dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut, demikian diumumkan Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) pada Senin (28/11).Pesawat luar angkasa itu akan membawa tiga astronaut, yaitu Fei Junlong, Deng Qingming, dan Zhang Lu, untuk menjalankan misi penerbangan luar angkasa Shenzhou-15. Fei akan bertindak sebagai komandan, ujar Ji Qiming, asisten direktur CMSA, dalam sebuah konferensi pers.Ketiga kru akan tinggal di orbit selama sekitar enam bulan.Peluncuran itu akan dilakukan menggunakan roket pengangkut Long March-2F, yang akan segera diisi dengan propelan, imbuh Ji.Dikatakan oleh Ji, setelah memasuki orbit, pesawat luar angkasa Shenzhou-15 akan melakukan pertemuan (rendezvous) dan penambatan (docking) otomatis cepat ke porta bagian depan Tianhe, modul inti di stasiun luar angkasa Tiangong.Ukuran stasiun luar angkasa Tiangong nantinya akan diperluas ke konfigurasi terbesarnya dengan tiga modul dan tiga pesawat luar angkasa, dengan total massa hampir mencapai 100 ton, urai Ji.Selama masa tinggal mereka di orbit, kru Shenzhou-15 akan mengamati kedatangan wahana kargo Tianzhou-6 dan pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-16. Mereka juga akan melakukan serah terima pekerjaan dengan kru Shenzhou-16 di orbit.Ketiga astronaut Shenzhou-15 akan kembali ke Bumi pada Mei tahun depan sesuai rencana, kata Ji.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Australia setujui vaksin pertama di dunia untuk selamatkan koala dari klamidia
Indonesia
•
10 Sep 2025

Ilmuwan prediksi luas lahan kering global bertambah sekitar 10 persen pada 2100
Indonesia
•
08 Sep 2023

COVID-19 - Peneliti UEA dapat paten pengobatan COVID-19 dengan sel induk baru
Indonesia
•
10 Jun 2020

China luncurkan panduan untuk peta dasar kendaraan pintar
Indonesia
•
10 Mar 2023


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
