
Peluncuran Chery Omoda E5 diharapkan genjot penggunaan mobil listrik di Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto menghadiri peluncuran mobil listrik Chery Omoda E5 di Jakarta pada 5 Februari 2024. (Xinhua/Abdul Azis Said)
Chery Omoda E5 buatan produsen mobil asal China, Chery, memiliki kemampuan jarak tempuh hingga 430 kilometer untuk sekali pengisian daya.
Jakarta (Xinhua) – Produsen mobil asal China, Chery, resmi meluncurkan mobil listrik pertamanya di Indonesia dengan nama Omoda E5 yang dibanderol dengan harga 498,8 juta rupiah per unit. Kehadiran mobil ini diharapkan dapat menggenjot penggunaan kendaraan listrik di Tanah Air.Pada awal periode penjualan, Chery menawarkan potongan harga senilai 10 juta rupiah untuk 1.000 pembeli pertama dan berbagai bonus lain, termasuk salah satunya adalah garansi baterai seumur hidup, untuk menarik minat konsumen. Mobil listrik ini memiliki kemampuan jarak tempuh hingga 430 kilometer untuk sekali pengisian daya.Indonesia merupakan negara pertama di luar China yang menjadi lokasi peluncuran mobil listrik buatan Chery. Jumlah pemesanan telah menembus 500 unit, termasuk pembeli pertama di antaranya adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI) Airlangga Hartarto."Ketika saya mencoba untuk mengendarainya hari ini, ternyata tidak ada suaranya, sangat halus dan fiturnya sangat bagus karena dengan menginjak pedal rem mobil dapat langsung hidup," ujar Airlangga saat menghadiri acara peluncuran Omoda E5 di Jakarta pada Senin (5/2).Airlangga berharap kehadiran mobil buatan Chery tersebut dapat mendorong minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik yang ramah lingkungan. Airlangga menargetkan jumlah penjualan mobil listrik secara tahunan dapat meningkat menjadi 200.000 unit dari sekitar 80.000 unit yang tercatat saat ini, termasuk di segmen hybrid.
Chery resmi meluncurkan mobil listrik pertamanya di Indonesia yang dinamai Omoda E5 di Jakarta pada 5 Februari 2024. (Xinhua/Abdul Azis Said)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden tinjau progres pembangunan rumah tahan gempa di Cianjur
Indonesia
•
05 Dec 2022

Opini – Sistem noken dan peran kepala suku di Papua
Indonesia
•
13 Sep 2024

COVID-19 – Bio Farma produksi vaksin tahap kedua mulai 13 Februari
Indonesia
•
02 Feb 2021

Solidaritas Insan Peduli evakuasi satu keluarga di perumahan Bogor terdampak banjir
Indonesia
•
05 Mar 2025


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
