
BYD resmikan pabrik di Subang, Indonesia kini jadi basis produksi mobil listrik Asia Tenggara

Foto menampilkan seremonial 'roll-off' BYD M6 DM sebagai unit ke-100.000 yang diproduksi secara lokal di Indonesia, di Kawasan Industri Subang Smartpolitan, Jawa Barat, pada 3 September 2026. (Xinhua/BYD)
Subang, Jawa Barat (Xinhua/Indonesia Window) – BYD pada Kamis (3/9) meresmikan fasilitas manufaktur kendaraan energi baru (NEV) pertamanya di Indonesia yang berlokasi di Kawasan Industri Subang Smartpolitan, Jawa Barat. Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 150.000 unit kendaraan per tahun dan menjadi fasilitas produksi BYD ke-13 secara global.
Peresmian fasilitas itu dilakukan oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, didampingi sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah.
Agus Gumiwang mengatakan kehadiran pabrik BYD tidak hanya menambah kapasitas produksi kendaraan listrik di Indonesia, tetapi juga diharapkan memperkuat struktur industri nasional melalui peningkatan penggunaan komponen dalam negeri.
"Peresmian fasilitas produksi BYD Motor Indonesia hari ini bukan hanya pembukaan pabrik baru, melainkan simbol lahirnya harapan dan peluang bagi kemajuan industrialisasi nasional melalui penciptaan ekosistem industri," kata Agus Gumiwang.
Dalam peresmian tersebut, BYD juga melakukan roll-off BYD M6 DM sebagai unit ke-100.000 yang diproduksi secara lokal di Indonesia. Momentum itu ditandai dengan penandatanganan simbolis pada kap kendaraan oleh Agus Gumiwang dan Luhut Binsar Pandjaitan.
Luhut menilai investasi BYD di Subang dapat menjadi bagian dari pembangunan ekosistem industri kendaraan energi baru di Indonesia.
Menurut dia, pengembangan industri tersebut perlu diikuti dengan peningkatan kualitas tenaga kerja, produktivitas, penguasaan teknologi, serta keterlibatan industri lokal.
Saat ini, BYD menyebut ekosistemnya di Indonesia telah melibatkan lebih dari 200 mitra rantai pasok dan menciptakan lebih dari 5.000 lapangan kerja lokal. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi lebih dari 20.000 lapangan kerja ketika pabrik mencapai kapasitas produksi penuh.
BYD juga menargetkan persiapan menuju Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60 persen pada Januari 2027.
Pemerintah sendiri sedang mengkaji skema insentif yang lebih berorientasi pada peningkatan kontribusi komponen dalam negeri.
Fasilitas manufaktur yang berdiri di atas lahan sekitar 126 hektare tersebut dibangun dalam waktu sekitar 20 bulan. Pabrik dirancang dengan tingkat otomatisasi tinggi dan sistem produksi cerdas yang terintegrasi.
Dalam proses produksinya, fasilitas Subang mencakup tiga tahapan utama, yakni welding, painting, dan final assembly. Teknologi otomatisasi dan robotik digunakan untuk mendukung fleksibilitas produksi, presisi, pengendalian kualitas, serta efisiensi proses manufaktur.
Sejak memasuki pasar Indonesia pada Januari 2024, BYD mencatat penjualan 32.800 unit sepanjang Januari-Juli 2026, dengan pangsa pasar sekitar 35 persen.
Perusahaan juga menyatakan telah mengirimkan lebih dari 100.000 unit kendaraan energi baru kepada konsumen Indonesia dan memiliki jaringan penjualan serta layanan di lebih dari 100 lokasi.
Secara global, BYD mencatat penjualan 2,6 juta unit kendaraan sepanjang Januari-Agustus 2026, sementara penjualan kendaraan energi barunya secara kumulatif mencapai 17,8 juta unit.
Dengan beroperasinya fasilitas Subang, BYD menyatakan Indonesia tidak hanya diposisikan sebagai pasar, tetapi juga sebagai bagian dari jaringan manufaktur global perusahaan dan basis pengembangan ekosistem kendaraan energi baru di kawasan Asia Tenggara.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Insider: Raksasa-raksasa bisnis waspadai resesi AS
Indonesia
•
22 Nov 2022

Rusia pertimbangkan izin uang kripto untuk pembayaran internasional
Indonesia
•
28 May 2022

Harga pangan dan energi yang tinggi seret perekonomian zona euro dalam resesi ringan
Indonesia
•
14 Jun 2023

China dorong transportasi ramah lingkungan lewat percepatan infrastruktur pengisian daya
Indonesia
•
19 Jul 2023


Berita Terbaru

Bukan lagi sekadar minyak, Timur Tengah kini genjot surya, baterai, jaringan listrik dan EV
Indonesia
•
06 Sep 2026

Volkswagen pangkas 50.000 pekerjaan lagi, separuh model akan dihentikan pada 2035
Indonesia
•
06 Sep 2026

Gula melonjak 11,9 persen, harga pangan dunia capai level tertinggi sejak 2022
Indonesia
•
06 Sep 2026

Renminbi makin kuat di Indonesia, 45 bank bahas penguatan ekosistem mata uang China
Indonesia
•
03 Sep 2026
