Bertahan di tengah karhutla, orang utan Novita alami luka bakar, akhirnya berhasil diselamatkan

Foto yang diabadikan menggunakan 'drone' ini memperlihatkan seekor orang utan betina yang terjebak asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah Katune, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, dalam rangkaian evakuasi pada 25 dan 26 September 2026. (BKSDA Kalteng/BOSF/Xinhua)

Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Xinhua/Indonesia Window) – Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah (BKSDA Kalteng) bersama Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Nyaru Menteng dan tim Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan penyelamatan selama dua hari pada 25-26 September terhadap seekor orang utan betina bernama Novita yang terjebak dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah Katune, Kota Palangka Raya.

Foto yang diabadikan menggunakan drone dan disediakan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah (BKSDA Kalteng) dan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Nyaru Menteng dari rangkaian evakuasi pada 25 dan 26 September 2026 ini memperlihatkan seekor orang utan betina yang terjebak asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah Katune, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. (BKSDA Kalteng/BOSF/Xinhua)

Orang utan betina berusia sekitar empat tahun itu bertahan di atas pohon dan mengalami luka bakar di kedua tangan dan kakinya.

Setelah memberikan pertolongan pertama pada Novita, tim gabungan membawa satwa tersebut ke Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng untuk mendapatkan pengobatan dan pengamatan secara intensif.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait