
Investor nikel asal China raih penghargaan untuk program ESG Indonesia

Deputy Director of External Affairs Huayou Indonesia Stevanus menerima penghargaan utama IDX Channel Anugerah ESG 2024 di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta pada Kamis (25/7). (Xinhua)
Zhejiang Huayou Cobalt, perusahaan pengolahan nikel asal China, menjadi salah satu dari sejumlah investor asing yang memperoleh penghargaan ‘IDX Channel Anugerah ESG 2024’, salah satu penghargaan khusus bagi perusahaan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG).
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Zhejiang Huayou Cobalt, perusahaan pengolahan nikel asal China, menjadi salah satu dari sejumlah investor asing yang memperoleh penghargaan ‘IDX Channel Anugerah ESG 2024’, salah satu penghargaan khusus bagi perusahaan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG).Program ESG Huayou bertajuk ‘Strategi ESG untuk membangun daya saing global’ berhasil meraih penghargaan utama untuk sektor bahan baku bersama tiga perusahaan lainnya. Upacara penyerahan penghargaan berlangsung di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta pada Kamis (25/7).Huayou, yang memiliki sejumlah proyek smelter nikel di provinsi Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara, menjadi satu-satunya investor asing asal China yang meraih penghargaan tersebut dari total 39 penerima lainnya yang didominasi perusahaan lokal."Kami memiliki filosofi dalam berbisnis: 'Di mana pun kami berinvestasi, kami harus berkontribusi pada pengembangan ekonomi dan sosial masyarakat sekitar', filosofi itu yang kami lanjutkan pada proyek kami di Indonesia," kata Deputy Director of External Affairs Huayou Indonesia Stevanus dalam keterangan resminya.Serangkaian upaya dilakukan perusahaan tersebut dalam mendukung operasi pabrik yang rendah emisi dengan teknologi HPAL generasi ke-4, pemanfaatan kembali air hujan, limbah air dan energi uap dari pabrik asam untuk kebutuhan air dan listrik, serta penerapan desain integrasi pabrik hijau.Dari aspek sosial, Huayou rutin menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat di sekitar area pabrik, termasuk menyalurkan beasiswa pendidikan kepada pelajar Indonesia.Selain berkelanjutan dari aspek lingkungan dan sosial, Huayou memastikan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi seluruh karyawan. Perusahaan itu telah mengantongi sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) tingkat lanjut sesuai PP Nomor 50/2012 dengan predikat ‘Sangat Memuaskan’.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Konstruksi Stasiun Padalarang untuk KCJB sedang berlangsung
Indonesia
•
08 May 2023

Delegasi Muhammadiyah kunjungi Guangzhou dan Shenzhen, rasakan perkembangan pendidikan dan kesehatan di China
Indonesia
•
25 Apr 2026

Indonesia akan buka konsulat jenderal di Chengdu, perkuat konektivitas dengan China barat
Indonesia
•
19 Apr 2026

Opini – Indonesia targetkan pengurangan emisi karbon hingga 29 persen pada 2030
Indonesia
•
11 Jan 2024


Berita Terbaru

Presiden, Menteri ESDM bahas ketahanan energi dan hilirisasi, pastikan BBM subsidi serta LPG tetap stabil
Indonesia
•
13 Jun 2026

IAI Al-Irsyad Jakarta resmi berdori, siap cetak lulusan berwawasan global
Indonesia
•
11 Jun 2026

Presiden Prabowo tingkatkan kesejahteraan dan kompetensi guru
Indonesia
•
12 Jun 2026

Indonesia serahkan ratifikasi konvensi ILO 188, perkuat pelindungan pekerja perikanan
Indonesia
•
11 Jun 2026
