Warga asing di Arab Saudi diizinkan keluar dari kerajaan

Warga asing di Arab Saudi diizinkan keluar dari kerajaan
Ilustrasi. Surat edaran dari Otoritas Umum Untuk Penerbangan Sipil (GACA) menyebutkan bahwa maskapai penerbangan internasional dapat menerbangkan orang asing keluar dari Arab Saudi. (Marco López on Unsplash)

Jakarta (Indonesia Window) – Surat edaran dari Otoritas Umum Untuk Penerbangan Sipil (GACA) menyebutkan bahwa maskapai penerbangan internasional dapat menerbangkan orang asing keluar dari Arab Saudi.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi pekan lalu mengumumkan bahwa perbatasan wilayah kerajaan akan ditutup setelah ditemukannya varian baru COVID-19 di Inggris, menurut laporan Arab News.

Penemuan itu menimbulkan kekhawatiran besar di antara para pejabat, mendorong pihak berwenang untuk mengeluarkan perintah yang menutup perbatasan darat dan laut, serta menangguhkan penerbangan komersial internasional selama sepekan ke depan.

Menurut surat edaran GACA, maskapai penerbangan diizinkan untuk mendarat di kerajaan dan berangkat dengan penumpang non-Saudi dengan menerapkan tindakan pencegahan penyebaran COVID-19.

Awak kabin tidak diizinkan meninggalkan pesawat atau melakukan kontak fisik dengan awak darat dan operasi saat tiba di salah satu bandara internasional kerajaan.

Agen perjalanan mengatakan kepada Arab News bahwa warga asing mulai memesan penerbangan yang berangkat mulai 29 Desember.

Varian baru virus corona pertama kali terdeteksi di Inggris dan telah mendorong pembatasan perjalanan global beberapa hari setelah diumumkan.

Kasus varian baru telah dilaporkan di negara-negara Eropa termasuk Perancis, Swedia dan Spanyol.

Afrika Selatan, Yordania, Kanada dan Jepang juga melaporkan kasus yang sama.

Namun, edaran GACA tidak berlaku bagi negara di mana strain mutasi baru virus itu terdeteksi.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here