Vietnam berhasil transplantasi hati pada anak dengan kanker stadium akhir

Vietnam berhasil transplantasi hati pada anak dengan kanker stadium akhir
Ilustrasi. Tim dokter dari Rumah Sakit Anak Nasional dan Rumah Sakit Pusat Militer 108 telah berhasil melakukan transplantasi hati pada seorang bayi perempuan berusia 18 bulan yang menderita hepatoblastoma ganas. (Sasin Tipchai from Pixabay)

Jakarta (Indonesia Window) – Tim dokter dari Rumah Sakit Anak Nasional dan Rumah Sakit Pusat Militer 108 telah berhasil melakukan transplantasi hati pada seorang bayi perempuan berusia 18 bulan yang menderita hepatoblastoma ganas, menurit Kantor Berita VNA.

Menurut Dr. Nguyen Pham Anh Hoa, Kepala Departemen Hepatologi dan Dr. Bui Ngoc Lan, Kepala Departemen Onkologi Rumah Sakit Anak Nasional, bayi tersebut didiagnosis menderita kanker hati stadium akhir ketika berusia 11 bulan.

Bagian hati yang sehat terlalu kecil, sehingga tidak mungkin untuk memotong bagian organ yang terkena kanker.

Setelah konsultasi antara kedua rumah sakit pada 25 Mei, Associate Prof. Dr. Tran Minh Dien, Direktur Rumah Sakit Anak Nasional memutuskan untuk melakukan transplantasi hati guna menyelamatkan bayi tersebut, dengan donor dari ibunya sendiri yang berusia 41 tahun.

Dr. Le Van Thanh, Kepala Departemen Bedah Hepatobiliary dan Pankreas di Rumah Sakit Pusat Militer 108 mengatakan bahwa meskipun operasinya rumit, dokter berpengalaman dari kedua rumah sakit itu berhasil melakukannya pada 29 Mei.

Pasien bayi itu pulih dua pekan kemudian dan telah dipulangkan dari rumah sakit.

Sebelumnya pada 21 Januari, Rumah Sakit Pusat Militer 108 menandatangani kesepakatan tentang pelatihan transplantasi hati dan transfer teknologi dengan Rumah Sakit Anak Nasional.

Operasi pada pasien bayi itu berlangsung hanya beberapa bulan setelah kesepakatan tersebut tercapai.

Ini adalah transplantasi hati pertama yang berhasil bagi seorang anak yang menderita kanker hati di Vietnam, dan membuka harapan bagi anak-anak yang menderita penyakit tersebut.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here