Raja Salman Saudi undang 50 warga Indonesia naik haji tahun ini

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Bin Abdullah H Amodi (kedua dari kanan) dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (kedua dari kiri), memberikan keterangan pers usai pembukaan acara pelepasan jamaah haji Indonesia, Tamu Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Tahun 1445 H/2024 M, di Jakarta, Sabtu (8/6/2024). (Indonesia Window)

Upaya melayani tamu Allah ﷻ terus dilanjutkan hingga kini di masa pemerintahan Raja Salman dan putra mahkota Muhammad bin Salman.

 

Jakarta (Indonesia Window) – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengundang 50 warga negara Indonesia dari berbagai kalangan, termasuk tokoh nasional dan insan media massa, untuk menunaikan haji 1445 Hijriah/2024.

“Islam lahir di Arab Saudi, di negeri yang mulia. Allah ﷻ memberi anugerah kpd kami utk menyambut tamu Allah dari segala penjuru dunia, dan kami selalu melakukan yang terbaik sejak bedirinya negara ini di bawah kepemimpinan Raja Abdulaziz Al-Saud,” ujar Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Bin Abdullah H Amodi, dalam sambutannya pada acara pelepasan jamaah haji Indonesia, Tamu Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Tahun 1445 H/2024 M, di Jakarta, Sabtu (8/6).

Upaya melayani para tamu Allah ﷻ terus dilanjutkan hingga kini di masa pemerintahan Raja Salman dan putra mahkota Muhammad bin Salman, imbuh dubes

Pemerintah Arab Saudi, lanjutnya, selalu memberikan kemudahan, kenyaman dan keamanan bagi Umat Islam dari seluruh dunia dalam menjalankan ibadah haji dan umroh. Hal ini sejalan dengan konteks Visi 2030 Kerajaan Arab Saudi yang berfokus pada banyak kegiatan, salah satunya adalah pelayanan terbaik ibadah haji.

“Pemerintah Arab Saudi menerapkan strategi haji ‘Fast Track’, di tiga bandara di Indonesia, yakni di Bandara Soekarno-Hatta (Cengkareng, Banten), Solo (Jawa Tengah, dan Surabaya (Jawa Timur),” tutur Dubes Faisal, “Dengan 100.000 jamaah telah menikmati pelayanan ini,” lanjutnya.

Dubes menerangkan, layanan ‘Fast Track’ tersebut memberikan kenyamanan kepada jamaah haji sejak sebelum mereka berangkat dari Tanah Air hingga tiba di Tanah Suci, dan pulang kembali ke negara-negara masing-masing.

“Tahun ini sebanyak 240.000 jamaah Indonesia menunaikan haji, dan angka ini sangat historikal. Semoga mereka memperoleh haji yang mabrur, dosa-dosa diampuni, dan kembali dengan selamat ke Tanah Air,” harap Dubes Saudi.

Upaya melayani tamu Allah
Atase Keagamaan dan Pendidikan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Dr. Ahmad bin Isa Al-Hazimi, memberikan sambutan pada acara pelepasan jamaah haji Indonesia, Tamu Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Tahun 1445 H/2024 M, di Jakarta, Sabtu (8/6/2024). (Indonesia Window)

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Atase Keagamaan dan Pendidikan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Dr. Ahmad bin Isa Al-Hazimi, dalam sambutannya mengatakan, “Program dari Raja Salman untuk memberangkatkan haji 50 warga Indonesia ini bertujuan untuk memuliakan negeri-negeri Islam dan kaum Muslim di seluruh dunia.”

Dia menekankan, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah terbukti melayani jamaah haji dari seluruh dunia dengan pelayanan dan fasilitas terbaik, baik dari segi keamanan, kenyamanan, dan lainnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hadir dalam acara pelepasan jamaah haji Indonesia tersebut.

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan