Hutan habitat pohon yang terancam punah ditemukan di China barat daya

Seorang penduduk desa membawa tunas pohon ke lokasi pelapisan berikutnya di proyek hutan cagar alam nasional di Xiuqi, wilayah Chengkou, Chongqing, China barat daya, pada 12 November 2020. (Xinhua/Huang Wei)

Spesies tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae) dari China yang terancam punah, Thuja sutchuenensis, mendapat perlindungan nasional kelas satu di negara itu.

 

Chongqing, China (Xinhua) – Baru-baru ini telah ditemukan persebaran terkonsentrasi skala besar dari Thuja sutchuenensis liar, spesies tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae) dari China yang terancam punah dan mendapat perlindungan nasional kelas satu di negara itu.

Hutan Thuja sutchuenensis liar ditemukan dalam sebuah survei di wilayah Chengkou di Kota Chongqing, China barat daya. Survei itu dilakukan bersama oleh cagar alam nasional Dabashan Chongqing dan Southwest University.

Menurut perkiraan awal, penemuan itu mencakup lebih dari 5.000 tanaman yang termasuk dalam 60 lebih populasi, yang tersebar di area seluas kurang lebih 266,67 hektare.

Menurut tim peneliti, pohon-pohon tersebut dalam keadaan sehat dan beberapa di antaranya berusia lebih dari 100 tahun, dengan diameter batang maksimal mencapai 70 cm di ketinggian setara dada.

Pada 1998, Uni Internasional untuk Konservasi Alam (International Union for Conservation of Nature/IUCN) menyatakan Thuja sutchuenensis telah punah. Namun, spesies tersebut ditemukan kembali di wilayah Chengkou pada 1999.

Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah Chengkou telah meningkatkan upaya untuk melindungi dan melestarikan Thuja sutchuenensis. Saat ini, wilayah tersebut telah memulihkan total lebih dari 53 hektare lahan yang ditumbuhi tanaman tersebut di habitat aslinya.

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan