
Dewan Keamanan PBB gelar pertemuan, bahas sabotase jalur pipa gas Nord Stream

Foto dari udara yang disediakan oleh Penjaga Pantai Swedia pada 28 September 2022 ini menunjukkan kebocoran gas pada jalur pipa Nord Stream 1. (Xinhua/Penjaga Pantai Swedia)
Sabotase jalur pipa gas Nord Stream akan dibahas atas permintaan dari pihak Rusia, yang waktunya bertepatan dengan peringatan dua tahun serangan terhadap jalur pipa gas tersebut di Laut Baltik.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (4/10) menggelar pertemuan untuk membahas sabotase jalur pipa gas Nord Stream, yang bertepatan dengan peringatan dua tahun serangan terhadap jalur pipa gas tersebut di Laut Baltik, atas permintaan dari pihak Rusia.Vassily Nebenzia, perwakilan Rusia untuk PBB, sangat menyesalkan kurangnya keputusan kolektif atau pernyataan dewan mengenai masalah tersebut, dan mengecam "manuver licik untuk menghalangi kerja Dewan Keamanan" oleh para koleganya di Barat, serta mengatakan Rusia tidak akan gentar dalam mengungkap kebenaran, memastikan siapa yang bertanggung jawab atas ledakan tersebut dan menghukum mereka.Nebenzia menyatakan kekecewaannya terhadap investigasi nasional yang dilakukan oleh Denmark dan Swedia. "Satu-satunya kesimpulan yang diambil, setelah 18 bulan bekerja, adalah bahwa jalur pipa gas Nord Stream memang sengaja dihancurkan menggunakan alat peledak. Namun, tampaknya tidak mungkin melanjutkan proses pidana dalam yurisdiksi Denmark dan Swedia," tuturnya.Investigasi yang sedang dilakukan oleh otoritas Jerman tidak jauh berbeda dengan investigasi yang dilakukan oleh Denmark dan Swedia dan dilakukan dengan "cara yang sama sekali tidak transparan," ungkapnya. Nebenzia pun menambahkan bahwa kegagalan otoritas Jerman dalam memberikan informasi hingga saat ini, bahkan hasil sementara, menimbulkan keraguan dan membuat media berspekulasi, yang harus diimbangi dengan fakta-fakta.
Foto dari udara yang disediakan oleh Penjaga Pantai Swedia pada 27 September 2022 ini menunjukkan kebocoran jalur pipa gas Nord Stream di Laut Baltik. (Xinhua/Penjaga Pantai Swedia)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Inggris batasi perjalanan bagi yang tolak dosis ‘booster’
Indonesia
•
08 Nov 2021

Senator AS Bob Menendez terbukti bersalah dalam kasus korupsi
Indonesia
•
17 Jul 2024

Ini 14 poin kesepakatan damai AS-Iran yang bisa mengubah peta politik dunia
Indonesia
•
18 Jun 2026

Utusan China: Memasok senjata tidak akan membawa perdamaian ke Ukraina
Indonesia
•
09 Sep 2022


Berita Terbaru

Pesta pernikahan di Iran diserang, 4 tewas dan 68 luka; AS buka penyelidikan
Indonesia
•
04 Sep 2026

Xi Jinping tawarkan 4 solusi untuk Timur Tengah, China dorong arsitektur keamanan baru
Indonesia
•
04 Sep 2026

3 anak tewas dalam 24 jam, krisis air kembali ancam 1 juta warga Gaza
Indonesia
•
03 Sep 2026

Trump ancam serang Iran lagi, laporan korban pesta pernikahan jadi sorotan
Indonesia
•
03 Sep 2026
