Robot pintar bantu pengendalian virus di Masjidil Haram

Robot pintar bantu pengendalian virus di Masjidil Haram
Guna mengoptimalkan pengendalian epidemik dalam ruangan Masjidil Haram, Presidensi Urusan Dua Masjid Suci meluncurkan robot pintar yang bekerja dengan sistem otomasi Simultan Lokalisasi dan Pemetaan (SLAM) resolusi tinggi. (Saudi Gazette)

Bekasi, Jawa Barat (Indonesia Window) – Guna mengoptimalkan pengendalian epidemik dalam ruangan Masjidil Haram, Presidensi Urusan Dua Masjid Suci meluncurkan robot pintar yang bekerja dengan sistem otomasi Simultan Lokalisasi dan Pemetaan (SLAM) resolusi tinggi, menurut laporan Saudi Gazette yang dikutip di Bekasi, Jawa Barat pada Rabu.

“Robot berfokus pada sterilisasi internal pada enam tingkat, yang meningkatkan kekuatan dan keamanan atmosfer kesehatan lingkungan. Teknologi ini juga secara cerdas menganalisis persyaratan sterilisasi seperti menggunakan scenario, jalur sterilisasi, dan durasi yang direncanakan secara mandiri sehingga mencakup seluruh lingkungan,” kata Kepala Presidensi Urusan Dua Masjid Suci Syeikh Abdurrahman Assudais.

Robot berpresisi tinggi tersebut dapat menavigasi secara mandiri sehingga memungkinkan mereka untuk mengetahui posisi dan orientasinya, serta memetakan lingkungan dengan sensor sendiri tanpa informasi eksternal.

Selain navigasi, robot itu juga dilengkapi dengan fitur peringatan dini serta fitur pengisian baterai.

Robot itu bekerja dari lima hingga delapan jam tanpa campur tangan manusia dan juga mampu membuat orang merasa nyaman menghadapinya.

Alat tersebut memiliki kapasitas untuk menampung 23,8 liter disinfektan.

Setiap satu jam, robot akan menyemprotkan kurang lebih dua liter disinfektan yang dapat membasmi bakteri di area tertutup seluas 600 meter persegi sekaligus.

Perangkat yang berisi kamera dengan radar berkualitas tinggi untuk pemetaan itu telah memperoleh sertifikat internasional, termasuk sertifikasi penandaan CE Eropa.

Laporan: Raihanatul Radhwa

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here