Peneliti temukan gelombang internal samudra akibat erupsi Tonga

Citra satelit Radar Apertur Sintetis (Synthetic Aperture Radar/SAR) ini menunjukkan Pulau Hunga Ha'apai di Tonga pada 4 Januari 2022 (kiri) dan 16 Januari 2022. (Xinhua/Laboratorium Berita Antariksa Xinhua)
Erupsi gunung berapi Tonga pada Januari lalu menghasilkan gelombang internal (dalam laut) yang tersebar luas di laut marginal atau landas kontinen dengan amplitudo hingga ratusan meter dan puncak gelombang beberapa ratus kilometer, serta berimbas signifikan pada lingkungan laut.
Beijing, China (Xinhua) – Para peneliti China menemukan gelombang-gelombang internal samudra yang dihasilkan oleh erupsi gunung berapi Tonga, demikian menurut sebuah artikel penelitian baru-baru ini yang dipublikasikan dalam jurnal Acta Oceanologica Sinica.Gelombang internal (dalam laut) tersebar luas di laut marginal atau landas kontinen. Gelombang-gelombang tersebut memiliki amplitudo hingga ratusan meter dan puncak gelombang beberapa ratus kilometer, serta berimbas signifikan pada lingkungan laut, ungkap artikel itu.Namun, gelombang internal ini jarang teramati di wilayah laut terbuka karena efek dispersi yang kuat di laut dalam. Para peneliti dari Institut Oseanologi dan Pusat Mega-Sains Kelautan, yang sama-sama berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China, melaporkan pengamatan gelombang internal yang dihasilkan oleh erupsi gunung berapi Tonga.Gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai di dekat Nuku'alofa, ibu kota Tonga, mengalami erupsi hebat dan memicu tsunami pada Januari lalu.Sejumlah satelit menangkap erupsi gunung berapi tersebut dan turbulensi atmosfer yang dihasilkannya di seluruh dunia.Menggunakan sejumlah citra satelit, para peneliti mengamati adanya paket gelombang internal yang jelas menyebar ke arah yang berbeda-beda, sebut artikel itu.Panjang puncak gelombang internal berkisar antara kurang dari 20 kilometer (km) hingga 67 km. Dan panjang gelombang karakteristik berkisar antara 860,9 meter hingga lebih dari 1.530 meter, yang merupakan nilai tipikal gelombang internal.Studi tersebut menunjukkan bahwa erupsi gunung berapi tidak hanya menyebabkan fluktuasi di atmosfer, tetapi juga memicu berbagai proses dinamis seperti gelombang-gelombang internal di lautan.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Studi ungkap olahraga kemungkinan beri manfaat perlindungan jantung lebih tinggi bagi wanita
Indonesia
•
06 Nov 2025

AS akan luncurkan misi astronaut swasta ketiga ke Stasiun Luar Angkasa Internasional
Indonesia
•
13 Dec 2023

Ilmuwan China ungkap mekanisme pengatur keanekaragaman tumbuhan di kepulauan tropis
Indonesia
•
03 Jan 2024

Pesawat amfibi berukuran besar buatan China tuntaskan uji coba penting
Indonesia
•
28 Sep 2022
Berita Terbaru

Wahana antariksa Dragon Crew-12 SpaceX sukses ‘docking’ dengan stasiun luar angkasa
Indonesia
•
15 Feb 2026

Gara-gara kucing, Percy temukan inovasi yang 'menyelamatkan' jiwa
Indonesia
•
15 Feb 2026

Bagian ini buat mata kucing bercahaya malam hari
Indonesia
•
15 Feb 2026

Peneliti China bangun jaringan cip distribusi kunci kuantum dengan cakupan jarak 3.700 km
Indonesia
•
13 Feb 2026
