Partisipasi Saudi di Hari Solidaritas tegaskan dukungan untuk Palestina

Partisipasi Saudi di Hari Solidaritas tegaskan dukungan untuk Palestina
Bendera Arab Saudi. (Britannica)

Jakarta (Indonesia Window) – Perwakilan permanen Arab Saudi untuk Perserikatan Bangsa Bangsa, Abdallah Al-Mouallimi, berpartisipasi dalam pertemuan tingkat tinggi untuk Hari Solidaritas Internasional bersama Rakyat Palestina di New York, Amerika Serikat.

Partisipasi Arab Saudi tersebut menggarisbawahi keyakinan negara itu akan hak-hak rakyat Palestina yang sah dan tidak dapat dicabut, Kantor Berita Saudi Press Agency melaporkan pada Kamis (28/11).

Dalam sepucuk surat kepada ketua Komite Untuk Hak-hak Yang Tidak Dapat Diabaikan dari Rakyat Palestina, Arab Saudi menegaskan bahwa Pemerintah Kerajaan itu sangat mementingkan perjuangan Palestina.

Arab Saudi menyatakan bahwa pihaknya tidak melihat pembenaran atas kelanjutan konflik di Kawasan Timur Tengah tersebut, terutama dengan adanya konsensus internasional berdasarkan Inisiatif Perdamaian Arab dan resolusi PBB.

Konsensus tersebut menyebutkan keharusan memenuhi hak rakyat Palestina dalam menentukan nasib sendiri dan pembentukan negara merdeka dengan  Yerusalem sebagai ibu kota sesuai dengan wilayah perbatasan yang ditetapkan pada 1967.

Sebagai pelindung tempat-tempat suci Islam, Arab Saudi mengutuk keras serangan terhadap Haram Al-Sharif dan Masjid Al-Aqsa.

Pemerintah Kerajaan juga mengecam setiap perubahan dalam identitas historis dan keagamaan, serta status hukum dari tempat-tempat suci tersebut.

Arab Saudi menekankan bahwa rakyat Palestina telah menderita selama periode panjang pendudukan yang tidak adil, penindasan yang sewenang-wenang dan rasis, penyerangan pemukiman illegal.

Di lain pihak, Arab Saudi menyatakan penghormatan kepada mereka yang tetap tabah dan berjuang dalam mempertahankan tanah, anak-anak dan kesucian mereka.

Arab Saudi menegaskan akan tetap mendukung perjuangan Palestina dan selalu menjadi pelopor dalam membantu para pengungsi Palestina.

Laporan Pusat Bantuan Kemanusiaan Raja Salman 2019 menyebutkan bahwa Palestina merupakan penerima bantuan terbesar kedua dari Pemerintah Kerajaan setelah Yaman.

Bantuan sebesar 352,9 juta dolar AS (1 dolar AS= 14.117,90 rupiah) telah disalurkan oleh Arab Saudi bagi rakyat Palestina dalam 78 proyek kemanusiaan yang diantaranya meliputi penyediaan makanan, air bersih, sanitasi dan tempat perlindungan, serta pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here