
New Delhi kembali diselimuti kabut tebal dan polusi udara

New Delhi, ibu kota India, dan daerah-daerah sekitarnya diselimuti kabut tebal yang membuat jarak pandang berkurang hingga hampir nol serta mencatat peningkatan signifikan untuk level polusi udara pada Jumat (10/1/2025) pagi waktu setempat. (Xinhua)
New Delhi menghadapi kondisi dingin intens selama beberapa hari terakhir, bahkan seiring suhu turun ke angka 4-5 derajat Celsius selama 12 jam terakhir.
New Delhi, India (Xinhua/Indonesia Window) – New Delhi, ibu kota India, dan daerah-daerah sekitarnya diselimuti kabut tebal yang membuat jarak pandang berkurang hingga hampir nol serta mencatat peningkatan signifikan untuk level polusi udara pada Jumat (10/1) pagi waktu setempat.New Delhi menghadapi kondisi dingin intens selama beberapa hari terakhir, bahkan seiring suhu turun ke angka 4-5 derajat Celsius selama 12 jam terakhir.Melihat kondisi cuaca tersebut, Departemen Meteorologi India (Indian Meteorological Department/IMD) mengeluarkan peringatan oranye untuk kota itu.IMD juga memperingatkan bahwa kondisi kabut tebal akan memengaruhi lalu lintas jalan raya, kereta, dan udara. Mobil dan kendaraan lainnya terlihat melaju dengan kecepatan sangat lambat serta harus menyalakan lampu kabut."Akibat kabut tebal, keberangkatan penerbangan pun terdampak. Namun, penerbangan yang sesuai dengan CAT III (mampu beroperasi dengan visibilitas rendah) dapat mendarat dan berangkat dari bandara Delhi," demikian disampaikan pihak bandara Delhi dalam anjurannya.Tak jauh berbeda, kereta yang meninggalkan maupun menuju Delhi mengalami keterlambatan seiring kabut tebal membuat jarak pandang berkurang hingga hampir nol.Sementara itu, banyak area di Delhi mencatat indeks kualitas udara (air quality index/AQI) di atas angka 400, yang masuk dalam kategori ‘parah’. Skor AQI untuk area Vivek Vihar dan Wazirpur masing-masing menyentuh angka 469 dan 472, sementara area Alipur, Ashok Vihar, dan Bawana mencatat AQI sebesar 403, menurut Sistem Kualitas Udara dan Prakiraan dan Penelitian Cuaca India.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pejabat Yordania sebut KTT Media Dunia hadirkan peluang untuk media digital
Indonesia
•
07 Dec 2023

Korban jiwa akibat hujan deras di Korsel bertambah jadi 40 orang, 9 orang hilang
Indonesia
•
19 Jul 2023

Yordania umumkan penemuan situs arkeologi berusia 9.000 tahun
Indonesia
•
23 Feb 2022

Bayi baru lahir jalani perawatan sifilis melonjak 900 persen di Mississippi, AS
Indonesia
•
16 Feb 2023


Berita Terbaru

Minum kopi khop serentak dengan lebih dari 2.000 peserta cetak rekor MURI di HUT ke-438 Kota Meulaboh
Indonesia
•
13 Oct 2026

Feature – 50 juta eksemplar per tahun pada era kejayaan, komik Hong Kong kini mencari jalan bangkit
Indonesia
•
13 Oct 2026

Fokus Berita – Gempa 7,7 guncang Panama, lebih dari 40 gempa susulan picu kepanikan
Indonesia
•
11 Oct 2026

Feature – Lelah dengan hidup serba cepat? ‘Forest therapy’ bantu tenangkan diri, turunkan tekanan darah
Indonesia
•
11 Oct 2026
