
NASA tunda peluncuran misi sains baru ke Mars

Ilustrasi yang dirilis pada 6 September 2024 ini menunjukkan wahana antariksa kembar Escape and Plasma Acceleration and Dynamics Explorers (ESCAPADE) milik NASA sedang memasuki orbit Mars. (Sumber: Rocket Lab USA)
Misi ESCAPADE akan menggunakan dua wahana antariksa identik untuk mempelajari bagaimana angin surya berinteraksi dengan lingkungan magnetis Mars, yang mendorong pelepasan atmosfer (atmospheric escape) planet tersebut.
New York City, AS (Xinhua/Indonesia Window) – NASA pada Jumat (6/9) mengatakan bahwa pihaknya telah memutuskan untuk menunda peluncuran misi sains barunya, ESCAPADE (Escape and Plasma Acceleration and Dynamics Explorers), ke Mars.Misi ESCAPADE akan menggunakan dua wahana antariksa identik untuk mempelajari bagaimana angin surya berinteraksi dengan lingkungan magnetis Mars, yang mendorong pelepasan atmosfer (atmospheric escape) planet tersebut.Sebelumnya, misi itu dijadwalkan akan diluncurkan paling cepat pada 13 Oktober tahun ini, menggunakan roket New Glenn milik Blue Origin dari Space Launch Complex 36 di Cape Canaveral Space Force Station, Florida.NASA mengatakan keputusan penundaan peluncuran tersebut diambil untuk menghindari kendala biaya, jadwal, dan teknis yang signifikan terkait kemungkinan mengeluarkan bahan bakar dari pesawat antariksa jika terjadi penundaan peluncuran, yang dapat disebabkan oleh sejumlah faktor.Kesejajaran Bumi dan Mars membatasi jendela waktu untuk peluang peluncuran ESCAPADE ke Planet Merah. Ini berarti perubahan kecil pada jadwal dapat mengakibatkan penundaan peluncuran selama berbulan-bulan, ungkap NASA.Tim misi ini sedang menganalisis jendela waktu yang lebih besar untuk peluang peluncuran tersebut. NASA dan Blue Origin juga sedang membahas peluang tambahan untuk meluncurkan pesawat antariksa ke Mars paling cepat pada musim semi 2025.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Fosil mammoth ditemukan di tepi danau semenanjung Yamal, Siberia
Indonesia
•
22 Jul 2020

Satelit ChinaSat-9C akan perkuat layanan penyiaran satelit
Indonesia
•
23 Jun 2025

Pengelolaan ternak temporal solusi konflik manusia-satwa liar
Indonesia
•
12 Mar 2026

ITB gandeng perusahaan China kembangkan robotika medis, bedah jarak jauh jadi fokus riset
Indonesia
•
31 Jul 2026


Berita Terbaru

China bangun fasilitas pelatihan 40 robot humanoid, targetkan 30.000 jam data industri per tahun
Indonesia
•
04 Sep 2026

Pria mulai alami perubahan besar di usia 35–45, wanita 55–65, ini temuan studi terbaru
Indonesia
•
04 Sep 2026

Jika hilang dari Queensland Australia, ikan ini punah selamanya dari bumi
Indonesia
•
03 Sep 2026

Batas aman Bumi terancam jebol, suhu global diprediksi tembus 1,5°C
Indonesia
•
03 Sep 2026
