
Messi: Trofi Piala Dunia Qatar “memanggilku”

Pemain Argentina Lionel Messi mencium Trofi Piala Dunia saat upacara penyerahan Trofi Piala Dunia FIFA 2022 di Stadion Lusail di Lusail, Qatar, pada 18 Desember 2022. (Xinhua/Cao Can)
Lionel Messi merasa akhir kariernya sudah dekat setelah masa kejayaannya ketika memenangkan empat gelar Liga Champions dan 10 mahkota La Liga bersama Barcelona, dan satu trofi Ligue 1 bersama Paris Saint-Germain, serta Ballon d' Atau dengan rekor tujuh kali.
Jakarta (Indonesia Window) – Lionel Messi akhirnya bisa mengangkat trofi Piala Dunia karena trofi emas yang gemerlap itu telah “memanggilnya” untuk mengangkatnya, kata bintang Argentina itu dalam wawancara radio yang disiarkan Senin (30/1).Pemain berusia 35 tahun itu menginspirasi negaranya untuk menjuarai Piala Dunia 2022 dengan mencetak dua gol dan satu penalti dalam adu penalti dengan juara bertahan Prancis, menyusul hasil imbang 3-3 yang mendebarkan di Qatar."Piala itu memanggil saya, ia memberi tahu saya: datang dan pegang saya, sekarang Anda dapat menyentuh saya," kata Messi kepada stasiun radio Argentine Urbana Play.“Saya melihatnya berkilau di stadion yang indah itu dan saya tidak ragu” untuk menciumnya, tambahnya, mengacu pada Stadion Lusail yang menakjubkan di Doha, tempat pertandingan final digelar.Messi akhirnya mengangkat trofi di turnamen Piala Dunia kelima dan terakhirnya, setelah kalah di final 2014 dari Jerman.Dia juga bermain di tiga final Copa America namun kalah, sebelum akhirnya merebut trofi itu pada 2021.“Setelah begitu banyak penderitaan dan kalah di final, Tuhan menyimpannya untuk saya,” kata Messi tentang Piala Dunia.Dengan demikian dia menjadi kapten Argentina pertama, sejak Diego Maradona pada 1986, yang mengangkat Piala Dunia. "Saya ingin Maradona memberi saya piala, jadi setidaknya dia bisa melihat Argentina juara."Maradona meninggal karena serangan jantung dua tahun lalu.“Dari atas dia memberi saya kekuatan, begitu pula banyak orang yang mencintai saya,” ujar Messi.Banyak orang mengira Messi pensiun, setidaknya dari misi internasional, setelah kemenangan Qatar tetapi dia memutuskan untuk melanjutkan sehingga dia bisa turun ke lapangan bersama rekan satu timnya sebagai juara dunia.Namun, dia mengakui bahwa akhir kariernya sudah dekat setelah masa kejayaannya ketika memenangkan empat gelar Liga Champions dan 10 mahkota La Liga bersama Barcelona, dan satu trofi Ligue 1 bersama Paris Saint-Germain, serta Ballon d' Atau dengan rekor tujuh kali.“Itu saja, tidak ada yang tersisa, saya telah mencapai segalanya dengan tim nasional, dengan Barcelona, dan secara individu,” katanya.Sumber: AFP; Al Arabiya EnglishLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Biden hubungi wali kota Jackson di Mississippi perihal krisis air
Indonesia
•
01 Sep 2022

Feature – Ip Man Wing Chun Exhibition Jakarta tampilkan warisan bela diri legendaris
Indonesia
•
19 Feb 2026

Penjara di AS laporkan lonjakan kasus kematian dalam tahanan
Indonesia
•
28 Oct 2022

Durasi tidur warga Korsel menurun pada 2024
Indonesia
•
29 Jul 2025


Berita Terbaru

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026

Ramadan 1447H - Ketua DPRD Kota Bogor sebut santri generasi unggulan Indonesia karena kaji Al-Qur'an
Indonesia
•
11 Mar 2026
