Lebih dari 571.000 ekspatriat keluar dari pasar kerja Saudi dalam setahun

Lebih dari 571.000 ekspatriat keluar dari pasar kerja Saudi dalam setahun
Kingdom Center di ibu kota Arab Saudi, Riyadh. (abouther)

Jakarta (Indonesia Window) – Sebanyak 571.333 ekspatriat telah meninggalkan pasar kerja Arab Saudi baik dari sektor swasta maupun pemerintah selama periode satu tahun yang berakhir pada kuartal kedua tahun 2021.

Ini merupakan penurunan sebesar 8,52 persen, menurut data terbaru yang dirilis oleh Jenderal Otoritas Statistik dan Organisasi Umum untuk Asuransi Sosial (GOSI), menurut Saudi Gazette yang dikutip pada Jumat.

Jumlah ekspatriat di pasar tenaga kerja lokal turun menjadi 6.135.126 pada akhir Juni tahun ini dari 6.706.459 pada akhir Juni 2020.

Angka statistik juga menunjukkan penurunan 5,46 persen dalam jumlah pelanggan Saudi dan non-Saudi untuk GOSI yang bekerja di sektor publik dan swasta, terhitung 474.382 pelanggan, selama periode tersebut.

Jumlah total pelanggan GOSI mencapai 8.199.723 pada akhir kuartal kedua tahun ini, dibandingkan 8.674.105 pelanggan pada akhir kuartal kedua tahun 2020.

Angka tersebut juga menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan jumlah pelanggan Saudi di GOSI. Sebanyak 123.951 warga negara Saudi memasuki pasar tenaga kerja selama kuartal kedua tahun ini, atau meningkat tahunan sebesar 6,4 persen.

Jumlah warga Saudi yang bekerja di sektor pemerintah dan swasta dan yang menjadi pelanggan GOSI mencapai 2.064.597 pada akhir Juni tahun ini, dibandingkan dengan 1.940.646 pada akhir kuartal kedua tahun lalu.

Selama tahun 2021, jumlah pelanggan GOSI non-Saudi turun 3,12 persen, atau 197.745, pada kuartal kedua dibandingkan dengan kuartal pertama tahun ini.

Jumlah pelanggan Saudi juga mengalami penurunan 2,94 persen, atau 62.583, selama periode yang sama.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here