Lebih 400.000 warga Indonesia tunaikan umroh dalam empat bulan

demikian laporan Saudi Gazette yang dikutip di Jakarta, Sabtu.
Jamaah umroh dari seluruh dunia melaksanakan ibadah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi pada Jumat (20/12/2019). (Saudi Press Agency)

Jakarta (Indonesia Window) – Statistik pekanan pemerintah Arab Saudi menunjukkan bahwa Kementerian Haji dan Umroh Kerajaan telah mengeluarkan 2,37 juta visa umroh dalam empat bulan sejak musim ibadah haji kecil tersebut dimulai pada 9 Agustus 2019.

Data tersebut menunjukkan, 1.938.991 jamaah telah tiba di Arab Saudi, sedangkan 1.559.764 orang telah meninggalkan Tanah Suci setelah menyelesaikan ritual umroh mereka dan berdoa di Masjid Nabawi di Madinah, demikian laporan Saudi Gazette yang dikutip di Jakarta, Sabtu.

Dari angka tersebut jumlah jamaah dari Pakistan merupakan yang terbanyak dengan 495.270 orang, disusul Indonesia 443.879, dan India sebanyak 262.887 jamaah.

Posisi keempat jamaah umroh terbanyak adalah Malaysia dengan 116.335 peziarah, kemudian Mesir dengan 104.820, Turki 78.512, Aljazair 80.238, Bangladesh 73.142, Uni Emirat Arab 46.370, dan Yordania sebanyak 32.011 jamaah.

Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi telah meluncurkan pusat Inaya (layanan) untuk menyediakan layanan yang komprehensif dan beragam bagi para peziarah.

Pusat-pusat ini berkontribusi dalam terwujudnya tujuan Visi Kerajaan 2030 dan meningkatkan pelayanan bagi para peziarah.

Pusat-pusat tersebut tersedia di daerah-daerah di mana jamaah berkumpul di Makkahh, Madinah dan Jeddah.

Para jamaah serta pihak-pihak yang mengatur urusan mereka dan perusahaan pelayanan haji dan umrah dapat menyelesaikan segala urusan mereka di pusat-pusat itu melalui sistem layanan mandiri atau dengan langsung menghubungi para petugas yang berwenang.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here