Kontes nasional sansevieria tampilkan corak baru ‘lidah mertua’

corak sansevieria
Beberapa jenis sansevieria yang dipamerkan di Pameran Flora dan Fauna (Flona) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada 26 Agustus hingga 26 September 2022. (Indonesia Window)
Advertiser Popin

“Keragaman corak sansevieria menunjukkan bahwa Indonesia semakin memiliki banyak breeder (penyilang atau pemulia) tanaman yang mampu menghasilkan jenis baru yang tidak kalah dari negara-negara lain.”

 

Jakarta (Indonesia Window) – Kontes Nasional Sansevieria 2022 yang merupakan salah satu bagian dari Pameran Flora dan Fauna (Flona) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada 26 Agustus hingga 26 September 2022 menampilkan corak dan warna baru tanaman hias yang dijuluki ‘lidah mertua’ tersebut.

“Kali ini kami menemukan fenomena yang menarik, khususnya pada kelas hybrid small. Selain jumlah peserta semakin banyak, kelas ini pun menampilkan jenis-jenis hybrid baru, dengan corak dan warna yang menarik, sehingga membuat persaingan sangat ketat,” kata Sentot Pramono, salah seorang anggota dewan juri pada kontes tersebut, di Jakarta, Ahad (18/9).

Keragaman corak sansevieria menunjukkan bahwa Indonesia semakin memiliki banyak breeder (penyilang atau pemulia) tanaman yang mampu menghasilkan jenis baru yang tidak kalah dari negara-negara lain, lanjutnya.

Muhammad Hatta, salah satu juri kegiatan tersebut, mengatakan, jenis-jenis sansevieria hibrida baru tidak hanya diterima dengan positif, tetapi juga ditunggu oleh para pencinta tanaman mulai di tingkat lokal hingga internasional.

Sementara itu, sesepuh komunitas sansevieria, Lien, mengimbau para pencinta tanaman hias tersebut untuk selalu menyebarkan informasi dan mengedukasi masyarakat tentang banyaknya manfaat yang diperoleh dengan berkecimpung dalam memelihara tanaman sansevieria.

Manfaat tersebut antara lain memperoleh kesehatan dan kekayaan batin serta mendorong perekonomian nasional karena banyak penggemar sansevieria yang rela merogoh kocek mereka untuk memiliki tanaman hias yang unik ini, kata Lien.

Dia melanjutkan, Badan Antariksa Amerika Serikat NASA bahkan meneliti tanaman ini dan menyimpulkan bahwa sansevieria merupakan tanaman hias penyerap polutan paling efektif.

“Keistimewaan lain tanaman ini adalah dapat mengeluarkan oksigen setiap saat sehingga menjadi satu-satunya tumbuhan yang aman berada di ruang tidur,” ungkapnya.

corak sansevieria
Beberapa jenis sansevieria yang dipamerkan di Pameran Flora dan Fauna (Flona) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada 26 Agustus hingga 26 September 2022. (Indonesia Window)

Kompetisi sansevieria

Banteng Sansevieria Community (Komunitas Banteng Sansevieria) kembali menyelenggarakan Kontes Nasional Sansevieria 2022 dengan tema ‘Sansevieria dihati, Sansevieria dinanti’.

Setelah tiga tahun absen karena pandemik Covid-19, tahun ini komunitas tersebut dapat memenuhi harapan para pencinta tanaman sansevieria di seluruh Indonesia dengan menggelar Kontes Nasional Sansevieria 2022, ujar Ketua Pelaksana kegiatan tersebut, Muhammad Iqbal Ikhzamahe.

“Ajang ini tidak hanya sebagai kompetisi semata, tetapi sekaligus menjadi ajang temu kangen, diskusi, berbagi pengalaman dan ilmu baru terkait tanaman sansevieria,” tambahnya.

corak sansevieria
Seorang pengunjung melihat-lihat tanaman sansevieria di Pameran Flora dan Fauna (Flona) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada Rabu (21/9/2022). (Indonesia Window)

Pameran Flona yang tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-35 – setelah absen sejak 2019 – digelar dengan tema ‘Ruang Hijau Jakartaku’.

Para peserta kontes tanaman sansevieria berasal berbagai kalangan, mulai dari pedagang, pecinta, kolektor, breeder (penyilang atau penyilang) hingga petani tanaman hias.

Kontes Nasional Sansevieria 2022 kali ini tidak hanya diikuti peserta dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), namun juga komunitas pencinta sansevieria dari berbagai daerah seperti Lembang, Jepara, Malang, Surabaya, Wonosobo, Semarang, dan Makassar.

Ada delapan kategori kelas yang dikompetisikan pada kontes tahun ini, yakni kelas hybrid dengan kategori small (kecil), madya, utama; kelas variegata dengan kategori small, madya, utama; serta kelas pinguicula variegata dengan kategori small dan madya.

Laporan: Redaksi

Advertiser Popin

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here