
Feature – Krisis ekonomi melanda, warga Lebanon kesulitan belanja kebutuhan pokok selama Ramadhan

Seorang pria membeli daging untuk persiapan Ramadhan di Beirut, Lebanon, pada 27 Februari 2025. (Xinhua/Bilal Jawich)
Kemerosotan ekonomi berkepanjangan di Lebanon menyebabkan devaluasi mata uang yang parah dan erosi upah, yang membuat banyak orang jatuh miskin dan harus memprioritaskan kebutuhan.
Beirut, Lebanon (Xinhua/Indonesia Window) – Seperti banyak warga Lebanon lainnya, Alissar Younes membuat daftar belanja sederhana sebagai persiapan untuk membuat hidangan Ramadan. Mencermati harga dan memilih produk-produk dengan harga promosi menjadi rutinitas dalam kegiatan belanjanya."Beberapa tahun yang lalu, ketika nilai tukar dolar AS masih di angka 1.500 pound Lebanon, saya dapat mengisi keranjang belanja tanpa berpikir dua kali tentang harga. Namun sekarang, saya harus mempertimbangkan setiap barang yang saya beli," tutur Younes.Bekerja sebagai pramuniaga, Younes memperoleh upah 450 dolar per bulannya, dan 1 dolar AS saat ini setara dengan sekitar 89.500 pound Lebanon."Saya mengurangi konsumsi daging atau menggantinya dengan ayam yang lebih murah," kata Younes. "Kami juga tidak mampu membuat Fattoush setiap hari karena harga sayuran naik lebih dari dua kali lipat dalam beberapa kasus."Fattoush, sejenis salad yang merupakan hidangan wajib saat Ramadhan atau berkumpul bersama keluarga, merupakan campuran dari potongan sayuran yang diaduk dengan potongan roti pita garing yang dipanggang atau digoreng.Sebuah studi yang dilakukan oleh perusahaan riset Lebanon International Information menggunakan harga sepiring Fattoush sebagai indikator biaya hidup. Harganya meroket dari 4.250 pound pada 2020 menjadi 285.540 pound pada 2025, menandai lonjakan mencengangkan sebesar 6.618 persen.
Orang-orang membeli sayuran untuk persiapan Ramadhan di Beirut, Lebanon, pada 27 Februari 2025. (Xinhua/Bilal Jawich)
Orang-orang berbelanja untuk persiapan bulan suci Ramadhan di sebuah pasar di Masnaa, Lebanon, pada 2 Maret 2025. (Xinhua/Taher Abu Hamdan)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kapal udara berawak AS700 China rampungkan demonstrasi penerbangan di ketinggian rendah
Indonesia
•
03 Aug 2024

UE kritik tarif AS, janji beri respons tegas jika "jadi sasaran"
Indonesia
•
04 Feb 2025

Indonesia usulkan kesepakatan perdagangan terbatas dengan AS
Indonesia
•
01 Nov 2020

Jumlah kunjungan wisatawan China ke Indonesia naik 25,5 persen pada Q1 2026
Indonesia
•
04 May 2026


Berita Terbaru

BMW mulai produksi massal baterai generasi keenam di China, investasi capai 26,74 triliun rupiah
Indonesia
•
16 Oct 2026

IMF proyeksikan ekonomi global tumbuh 3,1 persen pada 2026, AI jadi penopang
Indonesia
•
13 Oct 2026

OPEC pangkas proyeksi minyak 2026 dari 400.000 menjadi 200.000 barel per hari
Indonesia
•
14 Oct 2026

IMF peringatkan harga energi tetap tinggi, minyak diproyeksi bertahan di level 100 dolar AS hingga 2027
Indonesia
•
08 Oct 2026
