Kapasitas pembangkit capai 69,1 GW pada 2019

Kapasitas pembangkit capai 69,1 GW pada 2019
Ilustrasi menara transmisi listrik. (Photo by Fré Sonneveld on Unsplash)

Jakarta (Indonesia Window) – Kapasitas pembangkit listrik pada 2019 mencapai 69,1 gigawatt (GW), meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 64,9 GW, kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif pada konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Menteri mengatakan kapasitas pembangkit pada 2019 meningkat 4,2 GW dari tahun sebelumnya, dan merupakan capaian tertinggi dalam upaya merealisasikan Program Percepatan Pembangunan Pembangkit 35 GW.

“Pada tahun 2019 kapasitas pembangkit tenaga listrik telah mencapai 69,1 GW, meningkat 4,2 GW dari tahun 2018 sebesar 64,9 GW. Sedangkan target pada tahun 2020 sebesar 74,8 GW,” terang Arifin.

Dia menambahkan bahwa sebagian besar proyek pembangunan pembangkit listrik 35 GW saat berada pada tahap konstruksi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana mengatakan peningkatan kapasitas pembangkit listrik 4,2 GW pada 2019 merupakan kenaikan terbesar dari sisi penyediaan pembangkitan.

“Dan nanti ke depan akan ada lagi tambahan sebesar 50 GW,” ujar Rida, seraya menjelaskan, kenaikan sebesar 4,2 GW tersebut bersumber dari masuknya 71 pembangkit listrik baru, 10 diantaranya berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang memiliki kapasitas total sekitar 3.017 megawatt (MW).

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here