Kandidat Saudi: WTO butuh perbaikan manajemen dan kepemimpinan

Kandidat Saudi: WTO butuh perbaikan manajemen dan kepemimpinan
Kandidat Arab Saudi untuk Direktur Jenderal Organisasi Perdangan Dunia (WTO), Mohammad Al-Tuwaijri pada konferensi pers virtual dari Jenewa, Swiss. (WTO)

Jakarta (Indonesia Window) – Manajemen dan kepemimpinan diperlukan untuk memperbaiki Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), kata kandidat Arab Saudi untuk jabatan Direktur Jenderal WTO.

Direktur jenderal WTO harus bertindak sebagai penghubung antara negara-negara anggota dan membantu mereka memahami satu sama lain, kata calon Arab Saudi untuk memimpin WTO Mohammad Al-Tuwaijri pada konferensi pers virtual dari Jenewa, Swiss pada Jumat (17/7), menurut laporan Saudi Gazette.

“WTO membutuhkan seorang direktur jenderal yang berdedikasi penuh yang harus membawa agenda reformasi yang sangat kuat berdasarkan rekam jejak pelaksanaan mandat yang sebenarnya,” kata Al-Tuwaijri.

“Kita harus fokus pada kesuksesan daripada perselisihan,” imbuhnya.

Al-Tuwaijri menyebutkan bahwa COVID-19 telah mempengaruhi banyak hal secara global sehingga perdagangan dunia akan semakin tidak pasti dan sulit.

“Masalah terbesar yang dihadapi WTO saat ini adalah sekitar proses orang-orang untuk masuk ke sistem desain WTO dan mereka pada dasarnya tidak memiliki proses, sehingga semua hal jadi tertunda,” kata Al-Tuwaijri.

“Tantangan utama adalah peningkatan proses. Direktur Jenderal berikutnya harus fokus pada pengiriman dan peningkatan proses, membangun indikator kinerja utama dan merancang hal ini sehingga anggota dapat mengukur kemajuan,” lajutnya.

Al-Tuwaijri menjelaskan bahwa pengalamannya dalam bekerja dalam Visi 2030 Arab Saudi yang bertujuan melepaskan negara itu dari ketergantungan minyak, dan mentransformasikan ekonomi, menjadikannya kandidat yang ideal untuk memimpin WTO ketika organisasi itu sedang membutuhkan reformasi.

“Saya adalah bagian dari reformasi terbesar yang terjadi dalam sejarah baru-baru ini, sebuah transformasi besar dengan esensi di sekitar diversifikasi ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan sektor swasta, seperti tujuan asli WTO,” katanya.

“Jika kita berpikir tentang sekarang, kita memiliki ketidakpastian COVID-19, jadi mengapa tidak memikirkan kembali beberapa aturan, beberapa proses, memperkenalkan beberapa ide baru kepada anggota, membuat kapal ini bergerak,” tuturnya.

“Saya ingin direktur jenderal masa depan untuk mewarisi organisasi yang jauh lebih baik, saya ingin debat bergeser dari kemauan politik ini ke bagaimana kita dapat kembali ke tujuan awal kita dan mewujudkannya,” terang Al-Tuwaijri.

Arab Saudi mencalonkan mantan menteri ekonomi dan perencanaan itu untuk memimpin WTO guna menggantikan Roberto Azevedo, petahana yang selesai menjabat pada Agustus tahun ini.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here