
Dua ‘geopark’ China masuk dalam UNESCO Global Geoparks Network

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 28 April 2024 ini menunjukkan pemandangan Taman Bumi Nasional Kanbula (Kanbula National Geopark) di Prefektur Otonom Etnis Tibet Huangnan, Provinsi Qinghai, China barat laut. (Xinhua/Yangel Dongrub)
Kanbula UNESCO Global Geopark terkenal dengan formasi geologi menakjubkan yang terbentuk oleh proses alami yang kompleks. Beberapa bagian dari situs ini yang menjadi sorotan utama meliputi gunung berapi Maixiu dan Sungai Kuning.
Paris, Prancis (Xinhua/Indonesia Window) – Dua taman bumi (geopark) China resmi ditambahkan ke dalam Jaringan Taman Bumi Global (Global Geoparks Network) Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO), demikian diumumkan oleh UNESCO pada Kamis (17/4).Keputusan ini diambil dalam sesi ke-221 Dewan Eksekutif UNESCO, yang menyetujui daftar 16 situs baru yang dimasukkan ke dalam Jaringan Taman Bumi Global. Dalam daftar itu, terdapat dua geopark dari China, yakni Taman Bumi Nasional Kanbula (Kanbula National Geopark) di tepi timur laut Dataran Tinggi Qinghai-Tibet dan Taman Bumi Yunyang (Yunyang Geopark) di China barat daya.Kini ditetapkan sebagai Kanbula UNESCO Global Geopark, situs ini terkenal dengan formasi geologi menakjubkan yang terbentuk oleh proses alami yang kompleks. Beberapa bagian dari situs ini yang menjadi sorotan utama meliputi gunung berapi Maixiu dan Sungai Kuning, menurut pernyataan pers UNESCO."Selain berfungsi untuk melestarikan kekayaan warisan geologi, geopark ini juga memainkan peran penting dalam melindungi komunitas lokal dari berbagai risiko yang berkaitan dengan sungai, mengoordinasikan sistem peringatan dan prakiraan, serta meningkatkan kesadaran tentang cara merespons banjir dan tanah longsor," papar UNESCO.
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 2 Oktober 2023 ini menunjukkan pemandangan Taman Bumi Nasional Kanbula (Kanbula National Geopark) di Prefektur Otonom Etnis Tibet Huangnan, Provinsi Qinghai, China barat laut. (Xinhua/Yangel Dongrub)
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 10 April 2025 ini menunjukkan pemandangan di Taman Bumi Yunyang (Yunyang Geopark) yang terletak di Chongqing, China barat daya. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Tesla pakai AI China Doubao, bisa diajak ‘ngobrol’ dan ‘nyanyi’
Indonesia
•
20 Aug 2026

Astronaut relokasi pelabuhan ‘docking’ wahana SpaceX di stasiun luar angkasa
Indonesia
•
03 May 2023

Opini – Taiwan bekerja sama dengan dunia menuju masa depan nol bersih
Indonesia
•
30 Nov 2023

Penelitian sebut nyamuk vektor virus demam berdarah ditemukan di dataran tinggi
Indonesia
•
10 May 2024


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
