Jumlah pelajar Indonesia di Taiwan meningkat di tengah pandemik

Jumlah pelajar Indonesia di Taiwan meningkat di tengah pandemik
Ilustrasi. Di tingkat pendidikan tinggi, yang juga terpengaruh oleh pandemik sejak setahun lalu, jumlah pelajar Indonesia yang belajar di Taiwan justru meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 13.804 orang, dan merupakan negara sumber pelajar asing terbesar ketiga di Taiwan. (Wokandapix from Pixabay)

Jakarta (Indonesia Window) – Di tengah wabah COVID-19 yang masih melanda dunia, Taiwan yang sejauh ini mencatat 1.067 kasus dengan 11 kematian berhasil mengatasi dampak pandemik dan mencegah penyebaran penyakit tersebut, sehingga memungkinkan pelajar dari semua jenjang pendidikan untuk tetap bersekolah secara normal.

Di tingkat pendidikan tinggi, yang juga terpengaruh oleh pandemik sejak setahun lalu, jumlah pelajar Indonesia yang belajar di Taiwan justru meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 13.804 orang, dan merupakan negara sumber pelajar asing terbesar ketiga di Taiwan.

Sebelumnya, pada 2016 jumlah pelajar Indonesia yang belajar di Pulau Formosa sebanyak 5.074.

Pendidikan tinggi yang berkualitas dengan kehidupan yang nyaman, telah meningkatkan jumlah pelajar internasional yang belajar ke Taiwan dalam beberapa tahun terakhir.

Peningkatan jumlah mahasiswa internasional di Taiwan didorong oleh Program Pengembangan Bakat dari Kebijakan Baru Taiwan Ke Arah Selatan atau New Southbound Policy.

Dengan kebijakan di bawah Presiden Tsai Ing-wen tersebut, jumlah pelajar dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia, semakin bertambah.

Pada tahun ajaran 2011, jumlah mahasiswa internasional di Pulau Formosa tercatat 57.000, lalu meningkat menjadi lebih dari 120.000 orang pada 2020.

Mereka menikmati lingkungan belajar dan tempat tinggal di Taiwan yang nyaman dan aman. Mahasiswa Indonesia bahkan selalu memuji Taiwan yang ramah terhadap Muslim.

Pemerintah dan masyarakat Taiwan selalu berupaya menjadikan Pulau Formosa ramah Muslim dengan berbagai fasilitas dan kebijakan yang disesuaikan dengan aturan Islam, seperti menyediakan tempat ibadah yang nyaman, serta memastikan makanan yang disediakan di restoran atau hotel sesuai dengan standar kehalalan dalam Islam.

Selain itu, Taiwan yang secara global menempati posisi terdepan dalam teknologi informasi komputer, mesin, listrik, industri manufaktur, bahan kimia, kesehatan, bioteknologi, dan reformasi pertanian, menawarkan pendidikan dengan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan negara-negara Eropa, Amerika dan Australia.

Pemerintah Taiwan dan berbagai perguruan tingginya juga telah meluncurkan berbagai macam beasiswa bagi calon pelajar dari Indonesia dan seluruh dunia.

Informasi tentang pendidikan di Taiwan dapat diperoleh melalui situs jejaring https://www.studyintaiwan.org/, atau Instagram divisi pendidikan TETO (Taipei Economy and Trade Office) di Indonesia @tetotec_Indonesia.

Taiwan membuka peluang sukses bagi semua orang.

Sumber: Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO)

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here