Indonesia usulkan ‘Joint Trade Committee’ tingkatkan perdagangan dengan Thailand

Indonesia usulkan ‘Joint Trade Committee’ tingkatkan perdagangan dengan Thailand
Pertemuan antara Duta Besar RI untuk Thailand Rachmat Budiman dan Wakil Perdana Menteri/Menteri Perdagangan Thailand Jurin Laksanawisit di Bangkok pada Senin (27/9/2021). (KBRI Bangkok)

Jakarta (Indonesia Window) – Duta Besar Indonesia untuk Thailand Rachmat Budiman mengusulkan diselenggarakannya Join Trade Committee (JTC) guna membahas upaya peningkatan kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan pariwisata dengan Thailand.

Hal itu disampaikan Dubes Rachmat ketika bertemu dengan Wakil Perdana Menteri/Menteri Perdagangan Thailand Jurin Laksanawisit di Bangkok pada Senin (27/9).

Menanggapi hal tersebut, Wakil PM Laksanawisit menyampaikan bahwa Thailand siap untuk menjadi tuan rumah pertemuan pertama JTC sebagaimana dimandatkan oleh Join Commission Meeting (JCM) ke-9 di Yogyakarta tahun 2018.

Dalam pertemuan itu kedua pihak juga membahas ketentuan dan prosedur di masing-masing negara yang dinilai dapat memperlambat upaya peningkatan kerja sama bilateral.

“Sebagai ekonomi terbesar pertama dan kedua di ASEAN, Indonesia dan Thailand harus memanfaatkan posisinya untuk memperkuat kerja sama perdagangan, investasi dan pariwisata bagi kepentingan masyarakat kedua negara dan juga masyarakat ekonomi ASEAN,” ujar Dubes RI.

Dubes Rahcmat mendorong para pengusaha Thailand untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi di berbagai bidang, termasuk di sektor perikanan, hortikultura, serta pembangunan sarana dan prasarana pariwisata, di Indonesia.

Para pengusaha Thailand dapat memanfaatkan berbagai kemudahan berinventasi di Indonesia dengan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Dubes RI menegaskan bahwa kedua peraturan tersebut juga memberikan keleluasaan kegiatan bisnis melalui penetapan zona ekonomi spesial (Special Economic Zones) yang meliputi bidang produksi, logistik dan distribusi, pengembangan teknologi, pariwisata, kesehatan, pendidikan, energy, serta dan bidang ekonomi lainnya.

Menutup pertemuan tersebut, Wakil PM Thailand mengundang Indonesia dalam kegiatan pameran dagang online business matching Thai Groove pada 23-26 November 2021 dan Phuket Gem yang digelar mulai 30 November hingga 3 Desember 2021.

Sementara itu, Dubes RI mengundang pengusaha Thailand untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2021 Digital Edition yang diselenggarakan secara daring interaktif mulai 21 Oktober hingga 4 November 2021 dan tampilan katalog digital selama dua bulan sampai Desember 2021.

Pengusaha Thailand dapat memanfaatkan TEI untuk memperoleh informasi dan akses pada produk-produk unggulan Indonesia.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here