Ilmuwan barat: Muhammad (ﷺ), manusia teragung, takkan lahir kembali

Ilmuwan barat: Muhammad (ﷺ), manusia teragung, takkan lahir kembali
Muhammad shalallahu 'alaihi wa salam. (Istimewa)
Advertiser Popin

Jakarta (Indonesia Window) – Ilmuwan Amerika Prof. Michael Hart pernah membuat gempar dunia saat bukunya berjudul “The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History” atau “Seratus Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia” terbit pada 1978.

Pasalnya, tokoh paling berpengaruh nomor satu di dunia menurut ahli astrofisika yang pernah bekerja untuk Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) itu, adalah Muhammad Rasulullah ﷺ.

Bahkan, keterpengaruhan Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam (570-632 M)  dalam sejarah dunia melampaui beberapa tokoh terkemuka agama lainnya, diantaranya Yesus Kristus (6 SM – 30 M), Buddha (563 – 483 SM), Konfusius (551 – 479 SM), dan Musa (abad ke-13 SM).

Alasan

Sepuluh tahun setelah bukunya terbit, Prof. Hart menghadiri penganugerahan penghargaan atas karyanya tersebut di Kairo, Mesir.

Saat itu seorang wartawan surat kabar Al-Ahram bertanya padanya, “Sudah hampir sepuluh tahun setelah Anda menerbitkan buku Anda. Anda memberikan tempat pertama kepada Nabi Muhammad (ﷺ) dalam buku “100 orang berpengaruh” Anda. Apakah Anda masih mempertahankan itu dalam daftar Anda?”

Prof. Hart menjawab, “Beliau adalah tokoh nomor satu. Jika jumlah ini ditambah menjadi 200-300 tokoh, Muhammad tetap berada di bagian atas dalam daftar ini.”

Dia melanjutkan, “Ketika saya mencari orang-orang terkenal, saya menentukan beberapa kriteria yang sifatnya tetap. Salah satunya adalah jejak mendalam dan komprehensif yang mereka miliki tentang sejarah manusia.”

“Alasan mengapa saya memilih Muhammad sebagai tokoh yang terkenal adalah kenabiannya dan keberhasilannya yang luar biasa dalam bidang agama dan duniawi. Moralitas manusia tidak pernah menyaksikan agama yang sempurna seperti Islam secara filosofis dan yudisial.”

“Setelah wafatnya Muhammad, Islam terus menyebar di timur dan barat dunia. Dan masih banyak orang lebih memilih untuk masuk Islam dengan pikiran dan hati mereka.”

“Agama yang didakwahkan oleh Muhammad kepada banyak orang muncul empat belas abad sebelumnya di daerah yang jauh dari pusat peradaban dan budaya. Dan hal tersebut membuatnya menghadapi beberapa kesulitan.”

“Namun, Islam maju di setiap wilayah di dunia. Dan saya percaya bahwa orang yang sempurna seperti Muhammad tidak akan pernah lahir kembali.”

Sumber: The Pen Magazine

Penulis: Redaksi

Advertiser Popin

1 Komentar

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here