Ilmuan temukan sumber gempa bumi dan tsunami Indonesia

Ilmuan temukan sumber gempa bumi dan tsunami Indonesia
Ilustrasi. (Photo by Matt Hardy on Unsplash)

Jakarta (Indonesia Window) – Sumber gempa bumi dan tsunami yang senantiasa mengintai wilayah Indonesia dapat ditelusuri ke sistem patahan ekstensional bawah laut yang baru-baru ini ditemukan, di mana endapan yang merosot di sepanjang zona patahan memicu tsunami, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Nature Geoscience.

Temuan tersebut memberikan teori baru tentang gempa bumi dan tsunami di wilayah Indonesia yang sangat aktif secara tektonik tersebut, demikian dikutip dari situs jejaring Phys di Jakarta, Rabu.

Laporan tersebut merangkan bahwa sejumlah peristiwa destruktif di Laut Banda telah didokumentasikan sejak abad ketujuh belas dan seterusnya, termasuk laporan terperinci tentang gempa bumi dan tsunami Banda 1852 yang dahsyat.

Peristiwa tersebut, bersama dengan yang lainnya, diasumsikan disebabkan oleh patahan kompresif di zona subduksi — di mana satu lempeng tektonik jatuh di bawah yang lain — yang menjadi dasar Laut Banda.

Namun, ada bukti geologis dari patahan ekstensional bawah laut yang menunjukkan daerah tersebut baru-baru ini lebih mengalami peregangan dari pada kompresi.

Phil Cummins dan rekannya menggabungkan informasi geologis yang ada dengan pengamatan sistem navigasi berbasis satelit GPS terhadap gerakan kerak serta analisis gempa bumi dan tsunami bersejarah di wilayah tersebut, dengan fokus khusus pada peristiwa 1852.

Mereka menemukan bahwa gempa bumi Banda 1852 dan empat gempa bersejarah lainnya yang menghancurkan Kepulauan Banda dipicu oleh sistem patahan ekstensional yang menukik dangkal, daripada sumber yang lebih dalam terkait dengan subduksi.

Lebih lanjut, para ilmuan menemukan bahwa merosotnya sedimen laut yang tidak stabil oleh gempa bumi di sepanjang zona patahan memicu tsunami, dan bukannya tsunami yang dipicu langsung oleh gempa itu sendiri.

Para penulis menyimpulkan bahwa temuan mereka menunjukkan bahwa menorosotnya sedimen yang disebabkan oleh gempa bumi dapat memicu tsunami besar, dan bahwa di Laut Banda, aktivitas seismik di kawasan tektonik ekstensional adalah sumber dari gempa bumi dan tsunami besar bagi Indonesia.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here