Presiden China bertemu putra mahkota Kuwait, kuatkan hubungan bilateral

Hubungan China-Kuwait
Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Putra Mahkota Kuwait Sheikh Mishal Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah di Riyadh, Arab Saudi, pada 8 Desember 2022. (Xinhua/Yue Yuewei)
Advertiser Popin

Hubungan China-Kuwait diharapkan memiliki masa depan yang lebih baik, dengan China yang bersedia untuk terus menjadi mitra kerja sama yang dapat diandalkan bagi Kuwait.

 

Riyadh, Arab Saudi (Xinhua) – Presiden China Xi Jinping pada Kamis (8/12) melangsungkan pertemuan dengan Putra Mahkota Kuwait Sheikh Mishal Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah di Riyadh.

Menggarisbawahi bahwa China mendukung Kuwait dalam menjaga kedaulatan nasional dan integritas teritorialnya, Xi memuji Kuwait karena mengikuti prinsip Satu China serta mendukung China dalam isu-isu yang berkaitan dengan kepentingan inti China, termasuk Hong Kong, Taiwan, dan Xinjiang.

China bersedia untuk terus menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi Kuwait dan bekerja sama dengan Kuwait demi menciptakan masa depan yang lebih baik bagi hubungan China-Kuwait, papar Xi.

Xi menekankan bahwa China mendukung Kuwait dalam mengimplementasikan Visi 2035-nya dan siap memperkuat penyelarasan strategi pembangunan kedua negara, berpartisipasi aktif dalam pembangunan proyek-proyek besar Kuwait, memanfaatkan potensi kerja sama dalam bidang energi baru, komunikasi 5G, ekonomi digital, dan bidang lainnya, serta mendukung pertukaran dan kerja sama budaya.

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) China-Arab pertama dan KTT China-Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) pertama merupakan peristiwa penting, kata Xi. Dia menambahkan bahwa China siap bekerja sama dengan Kuwait untuk mendorong pembangunan yang lebih besar pada hubungan China-Arab dan China-GCC.

China mengucapkan selamat kepada Kuwait karena telah menjadi mitra dialog bagi Organisasi Kerja Sama Shanghai dan negara anggota Konferensi untuk Interaksi dan Langkah Membangun Kepercayaan di Asia (Conference on Interaction and Confidence Building Measures in Asia/CICA), kata Xi, memuji Kuwait yang mendukung Inisiatif Pembangunan Global.

China siap memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Kuwait dalam urusan regional dan internasional untuk berkontribusi pada pembangunan bersama dan keamanan seluruh negara, papar Xi.

Hubungan China-Kuwait 2
Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Putra Mahkota Kuwait Sheikh Mishal Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah di Riyadh, Arab Saudi, pada 8 Desember 2022. (Xinhua/Yue Yuewei)

Menyebut China sebagai negara hebat, putra mahkota Kuwait mengatakan bahwa Kuwait dan China menikmati persahabatan jangka panjang, dan kedua negara dekat seperti saudara.

China berkomitmen pada kesetaraan semua negara, besar maupun kecil, dan sikap non-interferensi terhadap urusan dalam negeri negara lain, ujarnya, seraya mengatakan bahwa China juga berkomitmen pada kesejahteraan masyarakat dunia.

Serangkaian inisiatif dan langkah penting yang diusulkan oleh China bermanfaat bagi dunia, imbuhnya.

Mengungkapkan bahwa Kuwait akan selalu menjadi kawan China, putra mahkota Kuwait, atas nama bangsa Kuwait, mengucapkan selamat kepada Xi yang kembali terpilih sebagai sekretaris jenderal Komite Sentral Partai Komunis China.

Dia yakin bahwa di bawah kepemimpinan bijak Xi, China akan terus berkembang dan memenuhi misi untuk mewujudkan peremajaan besar bangsa China.

Pihak Kuwait mematuhi prinsip Satu China dan siap melakukan upaya bersama dengan China untuk memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang dan membuka prospek baru bagi hubungan strategis bilateral, tuturnya.

Laporan: Redaksi

Advertiser Popin

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here