Haji1441 – Khotbah Arafah disiarkan dalam 10 bahasa

Haji1441 - Khotbah Arafah disiarkan dalam 10 bahasa
Jamaah haji berkumpul di Jabal Rahmah saat menunaikan wukuf di Arafah pada musim haji 1439 Hijriah/2018. (Indonesia Window)

Jakarta (Indonesia Window) – Presiden Jenderal Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Syeikh Abdurrahman bin Abdulaziz Assudais, telah mengarahkan jajarannya untuk menerjemahkan khotbah Hari Arafah ke dalam 10 bahasa.

Pernyataan dari Presidensi Umum Dua Masjid Suci yang diterima di Jakarta, Kamis menyebutkan, Syeikh Assudais mengklarifikasi bahwa khotbah Arafah pada musim haji 1441 Hijriah akan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Melayu, Urdu, Persia, Perancis, China, Turki, Rusia, Hausa dan Bengali.

Sebelumnya, Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci mengumumkan bahwa khotbah Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah 1441 Hijriah akan disiarkan dalam lima bahasa, yakni Inggris, Perancis, Indonesia, Urdu, dan Persia.

Khotbah akan tersedia melalui aplikasi Khotbah Arafat dan platform Manarat Al-Haramain.

Syeikh Assudais menyatakan, proyek penerjemahan khotbah Arafah adalah yang terbesar di dunia, dan pada musim haji 1441 Hijriah merupakan yang ketiga kali sejak pertama kali dilaksanakan pada 1439 Hijriah/2018.

Penerjemahan khotbah Arafah bertujuan menyampaikan pesan Islam kepada seluruh masyarakat seluas mungkin.

Khotbah Arafah disampaikan pada saat jamaah haji menunaikan wukuf (berdiam diri sembari berdoa) di Arafah, sekitar 20 kilometer arah timur Makkah.

Wukuf di Arafah merupakan puncak pelaksanaan haji, sebelum mereka bertolak ke Muzdalifah dan bermalam, lalu melanjutkan perjalanan ke Mina untuk melempar jumroh.

Haji tahun ini hanya dilaksanakan oleh tidak lebih dari 10.000 penduduk Arab Saudi yang terdiri atas 70 persen warga asing dan 30 persen warga lokal.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here