Haji1441 – Aplikasi Tatamman pantau karantina rumah jamaah setelah haji

Haji1441 – Aplikasi Tatamman pantau karantina rumah jamaah setelah haji
Jamaah haji melepaskan kain ihram dan mengenakan pakaian biasa saat menunaikan lempar jumroh di Mina pada hari tasyriq (12 Dzulhijjah 1441 Hijriah), pada Ahad (2/8/2020). (Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi/Kementerian Media Arab Saudi)

Jakarta (Indonesia Window) – Ibadah haji 1441 Hijriah/2020 telah diselenggarakan dengan aman di tengah pandemik COVID-19 dengan menerapkan sejumlah protokol kesehatan.

Meskipun jamaah haji telah kembali ke rumah masing-masing, masih ada satu prosedur kesehatan lagi yang harus mereka laksanakan, yakni karantina rumah selama 14 hari.

Selama periode tersebut mereka harus tetap mengenakan gelang elektronik agar pihak berwenang dapat memantau karantina selama rumah selama dua pekan, menurut laporan Arab News.

Gelang itu dirancang untuk memantau kepatuhan para jamaah terhadap prosedur karantina, serta mengawasi dan mencatat status kesehatan mereka melalui aplikasi “Tatamman”.

Arab Saudi terus mengalami penurunan kasus COVID-19.

Infeksi yang tercatat tetap di bawah angka 2.000 untuk hari selama 10 berturut-turut.

Pemerintah kerajaan melaporkan 1.258 kasus baru COVID-19 pada Senin (3/8), menambah jumlah orang yang terinfeksi menjadi 280.093, dengan 35.091 kasus aktif.

Sementara itu, 1.972 pasien dinyatakan sembuh  pada awal pekan ini, sehingga jumlah total pemulihan menjadi 242.053.

Sejauh ini, kasus kematian akibat COVID-19 di Arab Saudi sebanyak 2.949.

Lebih dari 41.361 uji reaksi rantai polimerase (PCR) telah dilakukan dalam 24 jam terakhir.

Jumlah uji PCR yang dilakukan hingga saat ini melebihi 3,47 juta.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here