
Muhammad Yunus dilantik sebagai kepala pemerintahan sementara Bangladesh

Muhammad Yunus mengambil sumpah sebagai kepala pemerintahan sementara Bangladesh di Dhaka, Bangladesh, pada 8 Agustus 2024. (Xinhua/PID)
Ekonom Bangladesh Muhammad Yunus mengambil sumpah sebagai kepala pemerintahan sementara negara tersebut.
Dhaka, Bangladesh (Xinhua/Indonesia Window) – Ekonom Bangladesh, Muhammad Yunus, mengambil sumpah sebagai kepala pemerintahan sementara negara tersebut pada Kamis (8/8).Presiden Mohammed Shahabuddin melantik Yunus dan anggota lainnya untuk pemerintahan sementara yang baru di istana kepresidenan di Dhaka, ibu kota Bangladesh.Posisi Yunus sebagai penasihat utama dilaporkan setara dengan jabatan perdana menteri. Enam belas orang lainnya telah dimasukkan dalam pemerintahan sementara itu.Yunus tiba di Dhaka pada Kamis sore waktu setempat. Dalam pidatonya di bandara, dirinya menyerukan perlindungan negara itu dari kekacauan dan kekerasan.Pada Rabu (7/8), Md. Joynal Abedin, sekretaris pers presiden Bangladesh, mengumumkan bahwa Yunus akan menjabat sebagai kepala pemerintahan sementara negara tersebut.Presiden Shahabuddin membubarkan parlemen pada Selasa (6/8), membuka jalan bagi pembentukan pemerintahan sementara setelah jatuhnya pemerintahan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Sheikh Hasina.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Trump ancam Oman tidak ikut campur dalam perundingan AS-Iran
Indonesia
•
28 May 2026

CNN: Pekerja anak ilegal di AS meningkat di tengah ketatnya pasar tenaga kerja
Indonesia
•
04 Aug 2023

COVID-19 – Omicron terdeteksi di Beijing saat China perangi kluster
Indonesia
•
16 Jan 2022

Netanyahu dan Rubio bahas koordinasi AS-Israel terkait Gaza dan Iran
Indonesia
•
18 Feb 2025


Berita Terbaru

Feature – Saat AfD menang 44 persen, seniman dan mahasiswa di Jerman timur mulai cemas
Indonesia
•
07 Sep 2026

Pengguna media sosial bisa ‘matikan’ rekomendasi algoritma, platform yang melanggar kena denda 1,27 triliun rupiah
Indonesia
•
08 Sep 2026

Trump ancam larang Bombardier jual jet di AS, perang dagang dengan Kanada memanas
Indonesia
•
08 Sep 2026

Israel ancam Iran lagi, Netanyahu: Kami bertekad menggulingkan Teheran
Indonesia
•
07 Sep 2026
