COVID-19 – 93 persen kasus di Thailand karena varian Delta

Ilustrasi. (Fusion Medical Animation on Unsplash)

Jakarta (Indonesia Window) – Varian Delta yang sangat menular menyumbang 93 persen dari kasus COVID-19 di Thailand.

Direktur Jenderal Departemen Ilmu Kedokteran Dr. Supakit Sirilak mengatakan survei terbaru dari 14 Agustus hingga 20 Agustus menunjukkan 2.132 dari 2.295 sampel, atau 92,9 persen, terinfeksi varian Delta yang pertama kali ditemukan di India, menurut Kantor Berita Bernama.

“Di Bangkok, varian Delta menyumbang 96,7 persen dari kasus COVID-19 yang dilaporkan,” katanya, seraya menambahkan bahwa bahwa varian Alpha yang pertama kali terdeteksi di Inggris, menyumbang 5,8 persen dari sampel kasus di Thailand.

“Varian Beta, pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan, yang sebagian besar ditemukan di provinsi selatan, menyumbang 1,3 persen dari kasus sampel,” ujar Dr. Sirilak.

Data pada Rabu (25/8) menunjukkan kasus harian infeksi COVID-19 di Thailand sebanyak 18.417, menjadikan total kasus 1.102.368. Sementara itu, para hari yang jumlah kematian akibat infeksi virus corona mencapai 10.085, dengan penambahan 297 kasus.

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan