COVID-19 – Vaksin EpiVacCorona Rusia tak berefek negatif pada embrio

COVID-19 – Vaksin EpiVacCorona Rusia tak berefek negatif pada embrio
Ilustrasi. Vaksin melawan virus corona buatan Rusia, EpiVacCorona, tidak membahayakan kesehatan embrio. (Tibor Janosi Mozes from Pixabay)

Jakarta (Indonesia Window) – Vaksin melawan virus corona buatan Rusia, EpiVacCorona, tidak membahayakan kesehatan embrio, kata layanan pers pengawas kesehatan masyarakat nasional, Rospotrebnadzor, pada Selasa (29/12).

Siaran pers mengatakan bahwa pada tanggal 15 Desember, Pusat Penelitian Virologi dan Bioteknologi Nasional, Vector, menyelesaikan studi praklinis tentang toksisitas reproduksi dari vaksin EpiVacCorona, menurut laporan Kantor Berita Sputnik.

Uji tersebut dilakukan pada tikus jantan dan betina dewasa, termasuk yang bunting.

“Berdasarkan data yang diperoleh, disimpulkan bahwa vaksin EpiVacCorona tidak memiliki sifat embriotoksik dan tidak mempengaruhi fungsi generatif,” kata Rospotrebnadzor.

Studi tersebut menunjukkan bahwa vaksinasi hewan dalam dosis yang sama dengan satu vaksinasi untuk manusia dan hingga 10 kali lebih tinggi dari itu tidak menyebabkan penurunan tingkat kesuburan, tidak mempengaruhi durasi kehamilan berikutnya, angka kematian sebelum dan sesudah implantasi (keluarnya bercak darah selama kehamilan), atau jumlah keturunan saat lahir.

Rospotrebnadzor menambahkan bahwa EpiVacCorona tidak mempengaruhi kelangsungan hidup keturunannya, dan tidak menyebabkan gangguan apa pun pada perkembangan fisik hewan percobaan.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here