
Ilmuwan China kembangkan cip memristor terintegrasi penuh dengan konsumsi energi yang rendah

Gambar ini menunjukkan cip resistor memori (memristor) terintegrasi penuh dan sistem pengujiannya. (Xinhua/Universitas Tsinghua)
Cip resistor memori (memory resistor/memristor) terintegrasi penuh menunjukkan efisiensi energi dan akurasi yang tinggi dalam tugas-tugas AI serbaguna dalam eksperimen, yang secara efektif dapat memperkuat kemampuan beradaptasi pembelajaran perangkat cerdas dalam skenario aplikasi praktis.
Beijing, China (Xinhua) – Para ilmuwan China mengembangkan cip resistor memori (memory resistor/memristor) terintegrasi penuh dengan kemampuan pembelajaran yang lebih baik dan biaya energi yang rendah, demikian menurut sebuah penelitian yang baru-baru ini dipublikasikan di jurnal Science.Dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang secara signifikan mengubah cara produksi dan cara hidup, pembelajaran menjadi sangat penting bagi perangkat kecerdasan mutakhir agar dapat beradaptasi dengan berbagai skenario aplikasi.Namun demikian, teknologi-teknologi pelatihan jaringan neural saat ini memerlukan pemindahan data ekstensif antara cip prosesor dan memori utama off-chip, sehingga menyebabkan konsumsi energi yang sangat besar dan menghambat proses pembelajaran.Berdasarkan penelitian selama 11 tahun, tim ilmuwan dari Universitas Tsinghua mengembangkan sebuah cip yang terintegrasi sistem secara penuh yang terdiri dari beberapa susunan memristor dan semua sirkuit periferal yang diperlukan untuk mendukung pembelajaran on-chip secara menyeluruh."Cip ini mengintegrasikan modul sirkuit menyeluruh untuk mendukung pembelajaran otonomos, dan berhasil mendemonstrasikan berbagai tugas pembelajaran termasuk kontrol gerakan, klasifikasi gambar, dan pengenalan suara," ujar Yao Peng, salah satu penulis pertama penelitian tersebut, dari Fakultas Sirkuit Terpadu di Universitas Tsinghua.
Foto yang diabadikan pada 18 Januari 2020 ini menunjukkan tim peneliti yang dipimpin oleh profesor Wu Huaqiang (tengah) di Universitas Tsinghua di Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Universitas Tsinghua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi: Kebocoran nuklir Fukushima pengaruhi seluruh Samudra Pasifik selama 10 tahun
Indonesia
•
02 Dec 2021

Morfologi permukaan Mars yang kompleks bentuk wajah beruang lucu
Indonesia
•
03 Feb 2023

Ilmuwan lacak proses peningkatan oksigen di Bumi selama 2 miliar tahun
Indonesia
•
29 Aug 2025

LIPI temukan dua spesies kepiting baru di Papua
Indonesia
•
21 Oct 2020


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
