
Balas kenaikan tarif AS, China naikkan tarif tambahan jadi 84 persen untuk produk impor AS

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 24 Maret 2025 ini menunjukkan pemandangan di sebuah taman di Distrik Keqiao di Shaoxing, Provinsi Zhejiang, China timur. Menurut kalender tradisional China, musim semi mencapai periode pertengahan atau Chunfen pada bulan Maret. (Xinhua/Xu Yu)
China akan menaikkan tarif tambahan terhadap produk-produk yang diimpor dari Amerika Serikat menjadi 84 persen, menyusul keputusan AS untuk menaikkan tarif resiprokal terhadap impor China dari 34 persen menjadi 84 persen.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China akan menaikkan tarif tambahan terhadap produk-produk yang diimpor dari Amerika Serikat (AS) menjadi 84 persen, berlaku mulai Kamis (10/4) pukul 12.01 waktu setempat, demikian diumumkan oleh Komisi Tarif Bea Cukai Dewan Negara China pada Rabu (9/4).Pengumuman tersebut muncul setelah keputusan AS untuk menaikkan "tarif resiprokal" terhadap impor China dari 34 persen menjadi 84 persen, sebuah langkah yang "semakin menempuh jalan yang salah dan secara serius melanggar hak-hak dan kepentingan China yang sah," menurut komisi tersebut.Langkah AS ini merupakan tindakan tipikal dari unilateralisme, proteksionisme, dan penindasan ekonomi, yang sangat merusak sistem perdagangan multilateral berbasis aturan dan secara signifikan mengganggu stabilitas tatanan ekonomi global, ujar komisi tersebut.China mendesak pihak AS untuk segera memperbaiki tindakannya yang salah, mencabut seluruh kebijakan tarif unilateral terhadap China, dan menyelesaikan perselisihan dengan benar melalui dialog yang setara atas dasar saling menghormati, tuturnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

AI kian mengakar di Indonesia, kemitraan baru bidik transformasi dunia bisnis
Indonesia
•
03 Jul 2026

Pasar mobil bekas China diperkirakan pulih stabil pada 2023
Indonesia
•
20 Feb 2023

Rencana penghematan energi Prancis akan telan biaya 800 juta euro
Indonesia
•
07 Oct 2022

Feature – Kapal selam wisata berawak sipil China siap layani proyek pariwisata Indonesia
Indonesia
•
24 Jan 2026


Berita Terbaru

LiuGong resmi bangun pabrik alat berat di Karawang, penuhi kebutuhan nasional 9.000 unit per tahun
Indonesia
•
23 Jul 2026

Tarif AS hantam industri Jerman, hampir 40 persen tunda investasi
Indonesia
•
23 Jul 2026

Whitesky Indonesia borong pesawat eVTOL China senilai Rp3,96 triliun untuk pengembangan ekonomi ketinggian rendah
Indonesia
•
23 Jul 2026

IEA sudah lepas 290 juta barel minyak, tetapi risiko pasokan global masih tinggi
Indonesia
•
22 Jul 2026
