Bumi menjadi “tenang” selama masa “lockdown”

Bumi menjadi “tenang” selama masa “lockdown”
Ilustrasi gerbong kereta yang kosong. (Photo by Adam Chang on Unsplash)

Jakarta (Indonesia Window) – Berdiam di rumah tidak hanya mengurangi risiko penyebaran virus corona, namun juga membuat Bumi menjadi “tenang” dengan berkurangnya ‘kebisingan seismik’ secara drastis, menurut para ilmuwan.

Laporan Dailymail Inggris menyebutkan bahwa sekitar sepertiga dari populasi dunia, atau lebih dari 2 miliar orang, saat ini berdiam diri di rumah atau tengah menjaga jarak sosial, yang berarti bahwa aktivitas manusia yang biasa dilakukan berkurang sehingga lebih sedikit getaran mengguncang Bumi.

Selama masa “lockdown” hanya ada sedikit kereta api, pesawat terbang dan kendaraan berat yang beroperasi, sementara produksi dan konstruksi juga ikut menurun. Hal tersebut berkontribusi pada pengurangan getaran yang dirasakan di seluruh dunia.

Berkurangnya getaran pada Bumi sangat tampak sejak akhir Maret, ketika upaya berdiam diri di rumah diadopsi oleh sejumlah negara di dunia.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here